Ali Rahman, putra daerah asli Way Kanan, telah membangun citra sebagai pemimpin yang dekat dengan rakyatnya. Melalui berbagai interaksi langsung dengan warga, ia berhasil menciptakan hubungan yang erat dan merakyat. Bahkan, partisipasinya dalam berbagai kegiatan masyarakat telah meningkatkan kepercayaan publik terhadapnya.
Di tengah antusiasme publik terhadap Ali Rahman, tiga kandidat lain yang berpotensi maju dalam Pilkada Way Kanan masih belum dianggap sepadan untuk bersaing dengannya. Saipul, Sekretaris Kabupaten Way Kanan, meskipun memiliki popularitas yang cukup, dinilai lebih cocok sebagai pasangan Ali Rahman dalam kontestasi ini.
Sulpakar, seorang birokrat yang kariernya mencuat hingga menjadi Pejabat Sementara Bupati Mesuji, juga dipandang belum mampu menyaingi karisma dan popularitas Ali Rahman di mata publik.
Sementara itu, potensi calon lain seperti Dessy Afrianti, Ketua Tim Penggerak PKK Way Kanan, dan istri Bupati Raden Adipati, masih menjadi isu menarik. Meskipun keduanya belum memberikan sinyal kuat untuk berpartisipasi dalam Pilkada, namun kehadiran mereka tetap menjadi potensi yang patut diperhitungkan.
Dengan dominasi yang begitu kuat dari Ali Rahman, Pilkada Way Kanan di tahun 2024 nampaknya akan menjadi panggung untuk menguji kepopuleran dan kekuatan politiknya. Siapakah yang berani melangkah maju dan menghadapinya? Semua mata tertuju pada perkembangan selanjutnya.***