SAMUDERA NEWS- Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, kembali menunjukkan komitmennya dalam membantu warga yang terkena musibah. Sabtu (11/5), beliau kembali memberikan bantuan bedah rumah kepada salah satu warga di Kecamatan Ketapang.
Bantuan berupa uang tunai senilai Rp. 20 juta disalurkan kepada Nur Hayati (50), warga Desa Ketapang, yang rumahnya roboh pada malam Kamis (9/5) lalu. Selain uang tunai, bantuan juga berupa karpet, kasur, selimut, sembako, dan lauk pauk siap saji untuk membantu keluarga yang terkena musibah.
Dana bantuan ini berasal dari program Geserbu (Gerakan Seribu Rupiah), yang merupakan hasil pengumpulan dari masyarakat setempat setiap harinya. Hal ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti yang diungkapkan oleh Bupati Nanang.
“Dalam menangani kemiskinan ekstrem, kami memiliki beragam sumber dana, mulai dari Geserbu, dana penanggulangan bencana, hingga APBD dan APBN. Semoga dengan inovasi ini, penyelesaian dari rumah tidak layak huni dapat segera kami selesaikan,” tutur Bupati Nanang.
Nanang juga menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemerintah daerah, khususnya bagi masyarakat yang terkena musibah atau memiliki rumah tidak layak huni.
“Rumah ini akan segera dibangun kembali. Dana telah saya titipkan kepada Camat, dan saya harapkan Kepala Desa bersama masyarakat dapat membantu dalam proses gotong royongnya. Program ini kami tujukan untuk situasi darurat, di mana kami akan langsung membantu jika ada rumah yang roboh,” tambahnya.
Sementara itu, Nur Hayati menyampaikan rasa syukurnya kepada Bupati Nanang dan seluruh jajaran yang telah membantu membangun kembali rumahnya.
“Terima kasih, Pak Bupati, atas bantuannya. Kami sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan kepada kami. Semoga bapak selalu sehat,” ucapnya penuh rasa terima kasih.
Di sela-sela penyaluran bantuan, Bupati Nanang juga sempat meninjau pembangunan rumah tidak layak huni milik tetangga Nur Hayati, yang saat ini sedang dalam proses pembangunan. Proyek tersebut didanai melalui Anggaran Dana Desa (ADD), sebagai bagian dari upaya Pemerintah untuk meningkatkan kualitas tempat tinggal warga di pedesaan.***












