SAMUDERA NEWS – Desa Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, Lampung Timur, diguncang duka saat jenazah Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Taiwan, Suyati, tiba pada Kamis (21/3/2024) pukul 04.30 WIB.
Jenazah serta sejumlah dokumen penting diserahkan langsung oleh Balai Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI).
Kepala BP3MI Lampung, yang diwakili oleh Waidinsyah, menjelaskan bahwa Suyati berangkat melalui PT Pamor Sapta Dharma dengan proses resmi. Ibu dua anak ini berangkat pada Januari 2024 lalu.
Beberapa pekan setelah bekerja di Taiwan, Suyati mengalami sakit kepala hingga mengalami pendarahan. Karena keberangkatannya resmi, keluarga mendapat asuransi sebesar 85 juta dari BPJS Ketenagakerjaan.
Yang pasti, Bu Suyati meninggal bukan karena kejahatan, tapi murni karena sakit. Semua dokumentasi dan jenazah sudah diterima keluarga dan ditandatangani, artinya semua sudah selesai, ujar Waidinsyah.
Menurut catatan BP3MI Lampung, selama Januari, Februari, dan Maret 2024, sudah ada tujuh PMI asal Lampung yang meninggal di luar negeri, rata-rata berasal dari Taiwan dan Malaysia.
Sementara itu, Kepala Desa Sriminosari, Siswanto, menyatakan bahwa setelah jenazah tiba di rumah duka pada pukul 04.00 WIB, keluarga sempat membuka peti untuk melihat wajah almarhum. Pukul 07.00 WIB, jenazah dimakamkan di TPU Desa Sriminosari.
Keluarga tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena sudah mengetahui kondisi sakit sebelumnya. Mereka menerima dengan ikhlas dan langsung melakukan proses pemakaman, ungkap Siswanto.***










