SAMUDERANEWS – Kasus penganiayaan yang melibatkan pengelola daycare di Depok menjadi sorotan publik. Namun, apakah menitipkan anak di daycare selalu berdampak negatif? Atau sebaliknya, selalu memberikan manfaat? Jawabannya tidak sesederhana itu.
Kualitas daycare menjadi faktor utama penentu dampak dari menitipkan anak. Kualitas ini sangat bergantung pada kualitas para pengasuh yang bekerja di sana. Daycare yang baik biasanya memiliki pengasuh yang tidak hanya ramah dan menyukai anak-anak, tetapi juga memiliki pengetahuan memadai tentang pendidikan anak usia dini.
Menitipkan anak di daycare tidak selalu berdampak buruk, baik untuk anak maupun hubungan antara anak dan orang tua, asalkan daycare tersebut berkualitas. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk melakukan evaluasi menyeluruh sebelum memutuskan tempat menitipkan anak mereka.
Bagaimana cara menilai kualitas daycare? Orang tua dapat menggali informasi melalui telepon atau kunjungan langsung. Penting juga untuk memiliki pandangan jangka panjang agar anak tidak sering berpindah lingkungan. Idealnya, anak sebaiknya berada di daycare yang sama selama minimal dua tahun.
Selain hal-hal praktis tersebut, orang tua juga perlu mempersiapkan diri secara emosional. Biasanya, perasaan seperti bersalah, khawatir, marah, sedih, cemburu, atau bahkan lega, akan muncul di awal masa anak berada di daycare.
Memahami dan mempersiapkan diri untuk perasaan ini adalah bagian penting dari proses transisi ini.












