SAMUDERA NEWS—Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Pringsewu, A. Budiman PM, turut serta dalam proses pencalonan kepala daerah dengan mengambil formulir di sekretariat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pringsewu pada Rabu (24/4/2024).
Kehadiran A. Budiman disambut hangat oleh Ketua DPC PDIP Pringsewu, Palgunadi, serta beberapa anggota tim penjaringan.
Palgunadi menyambut kedatangan tersebut dengan mengucapkan selamat datang, merasa bangga akan partisipasi A. Budiman dalam mengambil formulir pencalonan kepala daerah di PDIP. Dia menyoroti hasil pemilu sebelumnya di Pringsewu, di mana PDIP menempati posisi kedua di bawah Golkar. Namun, Palgunadi memastikan bahwa mesin partai PDIP telah merata hingga ke tingkat desa. Dia menegaskan bahwa koalisi menjadi hal yang penting bagi calon kepala daerah, dan berharap A. Budiman mampu membangun hubungan yang kuat dengan partai lain.
A. Budiman PM, dalam penjelasannya, menyebutkan bahwa alasan dia memilih PDIP sebagai wadah pencalonannya adalah niatnya untuk berbakti dan beribadah. Dia bahkan mengaku bahwa keputusan untuk ikut dalam pemilihan kepala daerah diawali dengan melakukan shalat istikharah.
Dalam visinya untuk Pringsewu, A. Budiman berjanji akan melanjutkan program-program yang telah dijalankan ketika masih menjabat sebagai Sekda. Salah satu rencananya adalah mengubah Pringsewu menjadi tempat singgah kuliner yang nyaman bagi setiap pengunjung.
Selain itu, dia berencana untuk mengembangkan pasar Pringsewu menjadi pasar modern dengan tiga lantai. Hal ini bertujuan agar lantai pertama dapat digunakan sebagai tempat parkir mobil, mengurangi kemacetan di sepanjang jalan.
A. Budiman juga bercita-cita menjadikan Pringsewu sebagai desa yang terasa seperti kota, dengan suasana yang asri dan menyenangkan. Dia akan berupaya meningkatkan investasi di Pringsewu untuk menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur, pendidikan, dan pertanian akan menjadi prioritas utama, dengan harapan kesejahteraan masyarakat dapat terus meningkat.
Dia menambahkan bahwa keputusan untuk terjun ke dunia politik dipertimbangkan hanya dalam waktu satu bulan. Bahkan, demi keseriusannya, dia siap mengorbankan jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan mengajukan pensiun dini. “Jika dihitung usia pensiun normal, saya masih memiliki tiga tahun lagi,” ujarnya.
Grace Purwo Nugroho, anggota tim penjaringan PDIP, menegaskan bahwa pada tanggal 20 Mei 2024, semua berkas pencalonan akan diserahkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dan DPC. Dia menyoroti pentingnya survei sebagai indikator bagi DPP PDIP dalam merekomendasikan calon. Oleh karena itu, dia mendorong para calon untuk turun langsung ke masyarakat dan membangun komunikasi yang baik.***












