SAMUDERA NEWS- Sebuah aksi nyata dalam menjalankan tanggung jawab politik terjadi di DPC PDIP Pringsewu hari ini, di mana sejumlah tokoh dan politisi merapatkan barisan untuk mengambil formulir pendaftaran sebagai calon bupati dan wakil bupati.
Tokoh yang pertama mendaftarkan diri adalah Nurul Hidayah, seorang pengacara yang tidak hanya membawa keahliannya di ranah hukum, tetapi juga semangat untuk memperkuat fondasi hukum di Pringsewu. Didampingi oleh rekan-rekan advokat serta atraksi kesenian tradisional kuda kepang, Nurul Hidayah menegaskan niatnya untuk memajukan Pringsewu, termasuk dalam upaya memperkuat penegakan hukum di tengah tantangan seperti penyalahgunaan narkoba dan kasus pencabulan yang meresahkan masyarakat desa.
“Seorang pemimpin harus merasakan sendiri kehidupan di desa, di mana banyak permasalahan hukum terjadi,” ujar Nurul Hidayah setelah mengambil formulir di PDIP. Langkahnya kemudian dilanjutkan dengan mendaftar di DPD Nasdem dan Demokrat, menunjukkan keseriusannya dalam mencari dukungan lintas partai untuk perjuangannya.
Sementara itu, Nurhasanah, seorang politisi berpengalaman dari PDIP dan pengurus DPD PDIP Lampung, juga turut meramaikan proses pendaftaran dengan diiringi oleh sejumlah pengurus PAC PDIP Pringsewu. Dengan tekad yang sama, Nurhasanah menyatakan kesiapannya untuk menerima tugas dari DPP, baik sebagai calon bupati maupun wakil bupati. “Apa pun yang dipercayakan oleh DPP Partai, saya siap,” tegasnya.
Di sisi lain, tokoh muda berpengaruh, Depri Rizki Octafian Bayu Hakiki, Ketua HIMPI Pringsewu, turut menambahkan warna dalam proses pendaftaran ini. Dengan latar belakang sebagai pengusaha di bidang properti, Depri menyampaikan visinya untuk mengembangkan Pringsewu melalui investasi yang berkelanjutan, sehingga lapangan kerja dapat tercipta secara lebih luas.
“Mendukung program pusat dan provinsi serta visi Indonesia Emas 2045 adalah salah satu fokus kami,” kata Depri, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dengan agenda nasional. Ia juga berkomitmen untuk membangun koalisi dengan berbagai partai politik di Pringsewu guna memperlancar langkah pencalonannya.
Dengan antusiasme dan harapan yang tinggi dari sejumlah tokoh yang mendaftar, proses pemilihan bupati dan wakil bupati di Pringsewu semakin menarik untuk disimak, sementara wacana pembangunan dan perbaikan sistem hukum di daerah ini menjadi sorotan utama dalam agenda politik mereka.***












