SAMUDERA NEWS – Kejadian tragis melanda ruas jalan Lintas Barat Sumatera, tepatnya di Kelurahan Pajaresuk, Pringsewu, Lampung pada Sabtu (30/3/3034) pagi. Sebuah mobil minibus Suzuki Karimun dengan nomor polisi BE 1728 ANC tercebur ke dalam parit setelah terlibat kecelakaan dengan mobil Mitsubishi Expander bernomor polisi BE 1490 QB yang datang dari arah berlawanan.
Kecelakaan tersebut, meskipun mengakibatkan kerugian materiil yang signifikan, beruntung tidak menimbulkan korban jiwa. Hanya dua orang mengalami luka ringan, sementara dua lainnya dalam kondisi sehat.
Kasat Lalu Lintas AKP Khoirul menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Mobil Suzuki Karimun, yang dikemudikan oleh pasangan suami istri Nopilianto (47) dan Nani Lestari (46) dari Bandar Lampung, bergerak dari arah Pagelaran menuju Pringsewu dengan kecepatan sedang. Sementara itu, mobil Mitsubishi Expander yang dikemudikan oleh pasangan suami istri Ariyanto (85) dan Erni Munifaroh (83) dari Kecamatan Lumbu Kibang, Kabupaten Lampung Tengah, melaju dengan kecepatan tinggi.
Menurut keterangan beberapa saksi mata, Mitsubishi Expander tiba-tiba berbelok ke kanan dan menabrak Suzuki Karimun, menyebabkannya terdorong dan tercebur ke parit.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kedua pengemudi mengalami luka ringan, sedangkan penumpangnya tidak mengalami luka, ujar AKP Khoirul Bahri, mewakili Kapolres Pringsewu AKBP Benny Prasetya.
Kedua kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan telah dievakuasi ke kantor unit Gakkum Satlantas Polres Pringsewu. Mobil Suzuki Karimun mengalami kerusakan di bagian depan sebelah kanan dan beberapa bagian lainnya, sedangkan mobil Mitsubishi Expander juga mengalami kerusakan serupa. Kerugian materiil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Kasat Lantas menambahkan bahwa penyelidikan awal menunjukkan bahwa kecelakaan diduga disebabkan oleh kelalaian pengemudi Mitsubishi Expander yang mengantuk, menyebabkan terjadinya tidur singkat (microsleep) dan kehilangan kendali atas kendaraannya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak memaksa diri berkendara jika merasa lelah atau mengantuk, dan lebih baik untuk istirahat terlebih dahulu.***










