• Redaksi
  • Tentang Kami
Friday, June 12, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home NEWS

Tamong Saya yang Membanggakan dan Menginspirasi: In Memoriam K.H. M. Arief Mahya

Uca NurainibyUca Nuraini
18/05/2024
in NEWS
Tamong Saya yang Membanggakan dan Menginspirasi: In Memoriam K.H. M. Arief Mahya
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Saya kenal Udo Z. Karzi karena kami berdua sama-sama kelahiran Liwa, Lampung Barat.

Betapa terharu, tersanjung, dan bangganya saya membaca tulisan K.H. Muhammad Arief Mahya, yang beliau ketik sendiri dengan mesin tik pada dua halaman kertas HVS. Tamong Arief—begitu saya biasa menyapa beliau—menulisnya untuk endorsmen buku saya, Mamak Kenut: Orang Lampung Punya Celoteh, yang rencananya diterbitkan pada tahun 2005. Namun, karena berbagai hal, buku tersebut baru diterbitkan oleh Indepth Publishing, Bandar Lampung, pada tahun 2012.

Kalimat “Saya kenal Udo Z. Karzi karena kami berdua sama kelahiran Liwa, Lampung Barat” bagi saya memiliki makna mendalam. Pertama, meskipun usia kami terpaut jauh—saya lahir pada 1970 sementara Tamong Arief lahir di Gedungasin, Liwa, pada 6 Juni 1926—beliau tetap mengakrabkan diri dengan saya. Kedua, ada kebanggaan dari Tamong sebagai orang Liwa. Beliau adalah pejuang dan ulama kebanggaan, sejajar dengan tokoh-tokoh asal Liwa lainnya seperti Sulaiman Rasjid, Rais Latief, Faried Anfasa Moeloek, Sazli Rais, Tursandi Alwi, Edward Syah Pernong, Lincolin Arsyad, hingga Andi Arief.

BeritaLainnya

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut

Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa

Tamong Arief juga menulis:

“Dalam kaidah budaya Lampung Barat, jika umpamanya si A adalah anak laki-laki tertua seseorang dan dia mempunyai adik kandung (B, C, dan D), baik laki-laki maupun perempuan, maka B, C, dan D tersebut harus memanggil Udo kepada si A. C dan D memanggil Abang kepada si B, dan D memanggil Kakak kepada si C. Budaya tutur ini tidak boleh kacau dan diajarkan sejak kecil.

ADVERTISEMENT

Bertutur Udo ini berlaku juga untuk keturunan A, B, C, dan D. Anak laki-laki tertua si A (AA) harus dipanggil Udo oleh semua anak dari B, C, dan D yang umurnya di bawah AA. Ini berlanjut pada cucu dan cicit A, B, C, dan D.

Dengan demikian, kita memahami bahwa Udo Z. Karzi adalah anak laki-laki tertua dari ayahnya dan di lingkungan struktur kerabatnya, Udo Z. Karzi sedikit banyak memiliki ‘anak buah’. Artinya, Udo Z. Karzi berfungsi sebagai pemimpin di kerabatnya.”

Kutipan yang agak panjang ini menunjukkan betapa Tamong Arief memahami sistem kekerabatan dan tata cara panggilan dalam budaya Lampung Barat. Misalnya, “Tamong” (artinya kakek/nenek) adalah tutor saya kepada K.H. Arief Mahya.


Pada tahun 1986, ketika saya diterima di SMAN 2 Tanjungkarang, saya kos di Pakis Kawat, yang memang “kampung”-nya orang Liwa. Saya kos di rumah Pakbatin (alm) Idris Ilyas yang berasal dari Liwa di Jalan Nusa Indah No. 14, bersama sanak-famili dari Liwa, dan beberapa dari Krui.

Rumah Pakbatin ini bersebelahan dengan Musala Ar Rahman. Kamar kos kami tepat di belakang musala. Jika jendela musala dibuka, orang-orang dalam musala bisa langsung melihat kami yang sedang nongkrong atau pesan mie tek-tek Mang Ganteng.

Meskipun berdempetan dengan musala, saya, terutama, tidak terlalu rajin salat berjamaah di musala ini. Namun, saat salat Tarawih, saya sesekali mengisi absensi di musala. Di sini saya mengenal Tamong Arief yang sering menjadi imam dan memberikan kultum, selain Pakbatin Idris Ilyas.

Sering pula saya bertemu Tamong Arief di Masjid Al Furqon, Lungsir, ketika beliau menjadi khatib dan imam Salat Jumat.


Saat menjadi mahasiswa, saya sering bertemu Tamong Arief dalam berbagai diskusi, seminar, atau aktivitas lainnya. Komunikasi kami semakin intens ketika saya menjadi jurnalis Lampung Post, terutama saat menjadi Redaktur Opini dan Minggu, karena sering mewawancarai atau meminta tulisan beliau. Tamong Arief adalah penulis produktif dalam tema sejarah, budaya, dan keagamaan. Tulisan-tulisannya ia ketik dan antar sendiri ke Lampung Post. Beberapa kali saya dipanggil oleh Pemimpin Umum Lampung Post, Bambang Eka Wijaya, untuk ke ruangan beliau karena ada tulisan dari Tamong Arief.

Sering pula, Tamong Arief meminta saya datang ke rumahnya untuk mengambil tulisan. Tulisan Tamong Arief sangat rapi diketik dengan mesin tik, meskipun sudah ada komputer. Sebagai redaktur, saya tinggal memuatnya setelah meminta tolong Taslim mengetiknya. Saya tak berani mengedit atau memotong tulisan Tamong Arief karena sudah sangat bagus dengan bahasa formalnya. Jika tulisan terlalu panjang, saya mengakalinya dengan membagi menjadi dua bagian.

Tamong Arief adalah sosok yang konsisten dengan karakter dasar yang membentuknya sejak belia. Konsistensi yang terjaga dengan bersih, meskipun peradaban mengalami evolusi yang sangat tajam dan manusia di sekitarnya berubah menjadi entitas yang kurang menghargai keaslian nilai-nilai warisan leluhur budayanya. Dia seperti sebuah buku tebal yang menyimpan perjalanan seorang mubalig, intelektual, tokoh Nahdlatul Ulama, guru, dan budayawan, mulai dari Desa Talangparis hingga Metro, lalu ke Bandar Lampung.

Sebagai guru agama, mubalig, dan tokoh Nahdlatul Ulama, dia mendatangi hampir seluruh pelosok Provinsi Lampung untuk menyebarluaskan syiar Islam, meningkatkan kualitas keimanan masyarakat Lampung, dan memperkokoh nilai-nilai sosial dengan amar makruf nahi mungkar melalui ceramah-ceramah agama. Sebagai intelektual muslim dan budayawan, K.H. Arief Mahya mampu menjelaskan bagaimana humanisme-teosentris sebagai inti ajaran Islam memunculkan sistem simbol yang dipakai dalam tradisi kultural masyarakat Lampung, hasil dialektika antara nilai dan kebudayaan.


Innalillahi wainna ilaihi rajiun. Tamong Arief yang saya kagumi, banggakan, dan menjadi inspirasi telah berpulang ke rahmatullah. Ayahanda Ketua Bappilu DPP Partai Demokrat Andi Arief dan Ketua Partai Demokrat Lampung Edy Irawan Arief ini meninggal dunia pada Rabu, 15 Mei 2024 pukul 14.43 di Rumah Sakit Urip Sumoharjo.

Tamong Arief menyusul istrinya, Hj Mas Amah, yang berpulang pada 14 Agustus 2019 lalu.

Maafkan saya, Tamong. Saya terlambat mengetahui kepergianmu, sebagaimana lambatnya saya menuliskan ini.

Selamat jalan, Tamong Arief. Ilmu dan amal yang Tamong berikan semasa hidup, insya Allah, menjadi bekal terbaik di kampung yang baru. Kami yang muda-muda semoga bisa mengambil inspirasi dari perjuangan Tamong selama ini. Termasuk pesan Tamong, “… Perankan terus Mamak Kenut dan Minan Tunja!” Amin.*** Udo Z Karzi

Tags: cerita inspirasiK.H. M. Arief Mahyaslide
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

3 Penyebab Power Window Mobil Rusak yang Perlu Diketahui

Next Post

Polisi Grebek Rumah Bandar Sabu di Pringsewu, Amankan Sepuluh Paket Sabu

Related Posts

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut
Berita

Ketegangan Antar Menteri dan Instruksi Presiden Prabowo Terkait Pembongkaran Pagar Laut

21/01/2025
Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa
Berita

Tips Lolos Pendaftaran Pendamping Desa 2025: Peluang Menjadi Bagian dari Pembangunan Desa

21/01/2025
Banjir Melanda Lampung, Ribuan Warga Pun Ikut Terdampak
NEWS

Banjir Melanda Lampung, Ribuan Warga Pun Ikut Terdampak

20/01/2025
Pj. Bupati Resmikan Bangsal Pasca Panen di Desa Ibul Jaya, Hulu Sungkai, Lampung Utara
NEWS

Pj. Bupati Resmikan Bangsal Pasca Panen di Desa Ibul Jaya, Hulu Sungkai, Lampung Utara

07/01/2025
Komnas HAM Minta Bawaslu Awasi Kampanye Seksis dan Misoginis dalam Pilkada 2024
NEWS

Komnas HAM Minta Bawaslu Awasi Kampanye Seksis dan Misoginis dalam Pilkada 2024

26/11/2024
PMJAK Desak Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Rano Karno Didanai Judi Online
NEWS

PMJAK Desak Bawaslu Selidiki Dugaan Kampanye Rano Karno Didanai Judi Online

26/11/2024
Next Post
Tamong Saya yang Membanggakan dan Menginspirasi: In Memoriam K.H. M. Arief Mahya

Polisi Grebek Rumah Bandar Sabu di Pringsewu, Amankan Sepuluh Paket Sabu

Yook Sungjae dan Bona Kolaborasi dalam Drama Sageuk Tahun Depan

Deretan Drama Korea Terbaru yang Akan Tayang dalam Waktu Dekat, Ada Uncle Samsik!

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 66 Segera Dibuka, Masyarakat Hanya Perlu Modal KTP dan KK untuk Dapatkan Bantuan 4,2 Juta dari Pemerintah

Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 68 Segera Ditutup: Ini Jadwalnya

Tindakan Seimbang: Menjaga Karir, Hubungan, dan Waktu Pribadi dalam Gaya Hidup Modern

Menemukan Kebahagiaan dalam Kesederhanaan: Mengadopsi Gaya Hidup Minimalis

Yook Sungjae dan Bona Kolaborasi dalam Drama Sageuk Tahun Depan

Lebih Mudah dari Diet Biasa! Lakukan 3 Rutinitas Sederhana Ini agar Tubuh Langsing

Berita Terkini

  • Bawakan Karya Sendiri, Desi Farida Tuai Apresiasi di Ajang Ringget Lampung
  • Aqrobin AM: OTT Muara Enim Harus Jadi Pintu Masuk Bongkar Mafia Audit di Daerah
  • Isbedy Stiawan ZS Hadirkan ‘Puisi 68’, Lengkap dengan Epilog Fitri Angraini
  • Menuju Pilkakon Serentak 2026, Mulyorejo Bentuk Kepanitiaan Pemilihan Kepala Pekon
  • Peringati HLUN ke-30, Wamensos Serahkan Bantuan Sosial di Pringsewu

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In