• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, August 25, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home SAMUDERA PEDIA

Makam Para Raja Kota Gede: Jejak Kejayaan Kerajaan Mataram

Uca NurainibyUca Nuraini
25/05/2024
in SAMUDERA PEDIA
Kawasan Pecinan di Jalan Pemuda, Magnet Wisata Tandai Belanja dan Budaya di Magelang
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS – Kota Gede, sebuah kota yang menyimpan kekayaan budaya yang tak terlupakan dalam sejarah Jawa. Kota ini merupakan pusat kekuasaan dari Kerajaan Mataram Jawa, yang pada masa lalu mencatatkan prestasi gemilang sebagai salah satu kerajaan terbesar.

Salah satu bagian penting dari Kota Gede adalah makam para raja terkenal yang pernah memimpin Kerajaan Mataram, termasuk mereka yang berperan dalam membangun Kota Yogyakarta seperti yang kita kenal saat ini. Makam-makam ini telah berdiri sejak tahun 1500 Masehi.

Di antara makam-makam tersebut terdapat Raja Pajang, Sultan Hadiwijaya, Ki Ageng Pemanahan, Danang Sutawijaya yang dikenal sebagai Raja Panembahan Senopati, dan Sultan Hamengku Buwono II. Raja Pajang Sultan Hadiwijaya adalah penerus trah Kesultanan Demak.

BeritaLainnya

Ini 4 Bencana Paling Dahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Tahun 2000-an, Salah Satunya Tsunami di Aceh

Mulai Dirilis untuk Pasar Indonesia, Berikut Review ASUS VivoBook S14 OLED

Kompleks pemakaman Kota Gede memiliki total 627 makam, di mana 81 di antaranya adalah makam utama para raja.

Sejarah makam Raja Kota Gede bermula dari hadiah yang diberikan oleh Sultan Hadiwijaya kepada Ki Ageng Pemanahan, berupa wilayah yang dikenal sebagai Alas Mentaok. Wilayah ini kemudian berkembang menjadi Kerajaan Mataram setelah digarap oleh Ki Ageng Pemanahan.

ADVERTISEMENT

Ki Ageng Pemanahan memiliki seorang anak bernama Danang Sutawijaya, yang kemudian menjadi Raja Mataram I dengan gelar Panembahan Senopati. Beliau berjasa besar dalam kejayaan Kerajaan Mataram sebelum akhirnya wilayah tersebut terpecah menjadi Kasunanan Surakarta dan Kesultanan Yogyakarta.

Panembahan Senopati, yang menganggap Sultan Hadiwijaya sebagai ayah angkatnya, bahkan rela berkorban untuk menjaga kehormatan dan kejayaan kerajaan. Saat Sultan Hadiwijaya meninggal, jasadnya dipindahkan ke Makam Kota Gedhe untuk dimakamkan bersama Ki Ageng Pemanahan.

Pencurian jasad Sultan Hadiwijaya dilakukan dengan cara yang unik, melalui samping tanah makam untuk tidak merusak bentuk makam yang ada di Purwodadi.

Hingga kini, Makam Kota Gedhe tetap dijaga dengan ketat oleh Keraton Yogyakarta dan Kasunanan Surakarta, sebagai upaya melestarikan warisan nenek moyang mereka.

Di samping makam para raja, kompleks ini juga menyimpan masjid tertua di Kota Yogyakarta, yaitu Masjid Kotagede, serta rumah joglo khas Jawa Mataram yang terawat baik. Reruntuhan benteng dan parit pertahanan juga dapat ditemukan di sekitar kompleks.

Legenda juga menyebutkan bahwa air di pemandian untuk pria berasal dari kompleks makam para raja, sementara untuk wanita berasal dari pohon beringin di depan gerbang. Di kolam ini, terdapat ikan lele yang dianggap keramat oleh warga setempat.

Pohon beringin yang berusia 500 tahun, ditanam oleh Sunan Kalijaga, menaungi kompleks makam para raja. Sunan Kalijaga juga pernah melakukan dakwah Islam di wilayah Kota Gedhe ini.

Akses ke kompleks makam terdiri dari tiga pintu gapura yang dijaga oleh para abdi dalem kerajaan. Pengunjung diwajibkan mengenakan busana adat Jawa, dengan aturan yang berbeda untuk pria dan wanita.

Dalam kompleks makam, pengunjung dilarang memotret atau berfoto-foto, serta dilarang memakai perhiasan sebagai tanda penghormatan terhadap para leluhur. Tradisi ini telah dipegang teguh oleh peziarah selama berabad-abad.***

Tags: Kerajaan MataramKota Gedeslide
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Polsek Pagelaran Buru Pelaku Pengeroyokan Berdarah di Pagelaran Utara

Next Post

Jadwal Resmi Pembukaan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 69

Related Posts

Ini 4 Bencana Paling Dahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Tahun 2000-an, Salah Satunya Tsunami di Aceh
SAMUDERA PEDIA

Ini 4 Bencana Paling Dahsyat yang Pernah Terjadi Sepanjang Tahun 2000-an, Salah Satunya Tsunami di Aceh

14/07/2024
Mulai Dirilis untuk Pasar Indonesia, Berikut Review ASUS VivoBook S14 OLED
SAMUDERA PEDIA

Mulai Dirilis untuk Pasar Indonesia, Berikut Review ASUS VivoBook S14 OLED

01/07/2024
Segera Klaim! 10 Kode Redeem FF KFC Bundle Gratis Siap Pakai Rabu, 29 Mei 2024
SAMUDERA PEDIA

10 Akun FF Sultan Gratis Terbaru 30 Mei 2024

30/05/2024
10 Kode Redeem FF Terbaru 30 Mei 2024
SAMUDERA PEDIA

10 Kode Redeem FF Terbaru 30 Mei 2024

30/05/2024
Segera Klaim! 10 Kode Redeem FF KFC Bundle Gratis Siap Pakai Rabu, 29 Mei 2024
SAMUDERA PEDIA

Segera Klaim! 10 Kode Redeem FF KFC Bundle Gratis Siap Pakai Rabu, 29 Mei 2024

29/05/2024
Covid-19 di Indonesia Kembali Meningkat, Ini Gejala yang Perlu Dikenali
SAMUDERA PEDIA

Covid-19 di Indonesia Kembali Meningkat, Ini Gejala yang Perlu Dikenali

29/05/2024
Next Post
Penutupan Pendaftaran! Syarat Terbaru 2024 Kartu Prakerja Gelombang 66

Jadwal Resmi Pembukaan Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 69

Mark NCT Ungkap Sindrom Peter Pan: Tidak Ingin Tumbuh Dewasa

Mark NCT Ungkap Sindrom Peter Pan: Tidak Ingin Tumbuh Dewasa

Mark NCT Ungkap Sindrom Peter Pan: Tidak Ingin Tumbuh Dewasa

Sekretaris IKA FH UNPAS Angkat Bicara tentang Peran Anak Polisi dalam Film "Vina Sebelum 7 Hari"

Rano Karno Berani Melawan Dominasi Trah Tb Chasan Sochib di Pilgub Banten 2024

Rano Karno Berani Melawan Dominasi Trah Tb Chasan Sochib di Pilgub Banten 2024

Strategi Tanpa ‘Cawe-Cawe’, Edy Rahmayadi Berpotensi Kalahkan Bobby dalam Pilgub Sumut

Terpancar Semarak! 7 Sorotan Mendebarkan dari Drama Missing Crown Prince di Episode 11 dan 12

Berita Terkini

  • Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan
  • STIT Tanggamus Gandeng UIN Banten Buka Program S3, Kuota Perdana Cuma 10 Mahasiswa
  • Perbedaan Delik Aduan dan Delik Biasa dalam Hukum Pidana
  • Hukum Tata Ruang dan Konflik Lahan
  • Pengawasan Anggaran Negara

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In