SAMUDERA NEWS – Bupati Lampung Selatan, H. Nanang Ermanto, menanggapi aksi demonstrasi puluhan karyawan PT. SARI SEGAR HUSADA (SSH) terkait tuntutan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idulfitri 1445 Hijriyah yang belum diterima, dengan melakukan langkah-langkah untuk memperjuangkan hak-hak karyawan tersebut.
Dalam pertemuan yang berlangsung pada Jumat 5 April 2024 malam di depan gedung PT. SSH, Bupati Lampung Selatan mengapresiasi partisipasi para pekerja dan berjanji untuk bertindak sebagai mediator antara karyawan dan manajemen perusahaan.
Besok pagi saya akan kesini lagi, untuk menyelesaikan secara langsung dengan pihak manajemen dengan cara mediasi. Agar hak nya karyawan dapat disalurkan, serta saya meminta kepada pendemo untuk tidak melakukan tindakan anarkis, ungkap H. Nanang Ermanto.
Salah satu karyawan, Supardi (28), mengungkapkan bahwa para pekerja belum menerima THR sebagaimana mestinya. THR sebesar Rp 2.865.000 per karyawan seharusnya dibayarkan bulan ini, namun hingga saat ini belum diterima.
Kami meminta kepada pihak PT. SSH untuk membayar penuh THR kami ditahun ini, tegasnya.
Supardi juga menjelaskan bahwa manajemen PT. SSH sebelumnya memberitahukan penundaan pembayaran THR karena adanya permasalahan internal, namun hingga saat ini belum ada kepastian.
Demo buruh di Desa Rangai Tritunggal, Kecamatan Katibung, Lampung Selatan berlangsung dari pukul 15.58 WIB hingga pukul 20.47 WIB. Demonstrasi tersebut berakhir setelah Bupati Nanang Ermanto turut hadir dan menegaskan komitmennya untuk membantu memperjuangkan hak-hak karyawan PT. SSH.
Perlu dicatat, PT. SHH merupakan perusahaan yang bergerak dalam produksi bahan makanan, termasuk nata de coco, makaron, dan santan kelapa.
Demikian siaran pers ini disampaikan, untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Humas Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan.***










