SAMUDERA NEWS – Cuaca ekstrem yang meliputi hujan lebat dan angin kencang di Pelabuhan Bakauheni memicu respons cepat dari Kapolres Lampung Selatan AKBP Yusriandi Yusrin. Bersama tim, ia melakukan pemantauan untuk memastikan keselamatan pelayaran dan kelancaran arus transportasi laut.
Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Yusriandi langsung mengunjungi ruang Logistic Positioning System (LPS) untuk memonitor pergerakan kapal dan kondisi cuaca di sekitar pelabuhan. Ia juga melakukan koordinasi intensif dengan berbagai pihak terkait, termasuk ASDP, KSOP Cabang Bakauheni, dan pengelola Tol Bakauheni-Terbanggi Besar, PT. Hakaaston (HK).
“Setiap pihak berperan dalam mengatur arus kendaraan di pintu masuk dan dermaga. Jika terjadi antrean panjang, sistem delay di rest area tol siap diterapkan untuk mengatasi kepadatan,” ungkap Yusriandi Yusrin.
Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi arahan petugas dan bersabar jika ada perubahan jadwal pelayaran demi kenyamanan dan keselamatan penumpang. Ia memperingatkan bahwa potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi di jalur Merak-Bakauheni, terutama pada malam hingga dini hari, dapat mengganggu operasional penyebrangan atau proses sandar kapal di dermaga.
“Untuk menghindari hambatan saat sandar kapal maupun bongkar muat kendaraan, kami sarankan masyarakat melakukan perjalanan pada pagi hingga sore hari,” tambahnya.
Kapolres juga menegaskan bahwa situasi di pelabuhan kini mulai normal berkat sinergi yang solid antara Polri, pengelola pelabuhan, dan petugas lapangan. Kolaborasi ini memastikan pelayanan tetap berjalan lancar meskipun cuaca ekstrem.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari otoritas terkait untuk kelancaran aktivitas di pelabuhan,” tutupnya.***












