• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, July 11, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Hakordia: Pilkada Berbiaya Mahal Memicu Korupsi di Kalangan Kepala Daerah

MeldabyMelda
10/12/2024
in Berita
Wamendagri Pastikan Tak Ada Intervensi ‘Parcok’ dalam Pilkada 2024
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS— Pada peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia), terungkap bahwa salah satu pemicu utama tingginya angka korupsi di Indonesia adalah biaya tinggi yang dibutuhkan dalam proses pemilihan kepala daerah (pilkada). Biaya tersebut, menurut pakar, berkontribusi pada perilaku koruptif yang melibatkan kepala daerah.

Kasus korupsi yang melibatkan pejabat daerah tetap menjadi isu besar di Indonesia. Data dari Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan bahwa antara 2004 hingga 2024, sedikitnya 196 kepala daerah telah diciduk oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Terbaru, KPK juga menetapkan dua penjabat (pj) kepala daerah, yang notabene adalah aparatur sipil negara (ASN), sebagai tersangka korupsi.

Djohermasnyah Djohan, Guru Besar Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), mengidentifikasi tiga faktor utama yang menyebabkan korupsi tetap marak di tingkat daerah. Pertama, strategi pemberantasan korupsi yang belum efektif. Kedua, buruknya tata kelola pemerintahan. Ketiga, sistem pilkada yang membutuhkan dana besar, yang menurutnya mendorong kepala daerah untuk terlibat dalam praktik korupsi.

BeritaLainnya

Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni

Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos

“Sistem pilkada kita masih memiliki banyak masalah, terutama terkait dengan biaya yang sangat besar. Dengan modal yang besar, maka peluang untuk korupsi pun meningkat,” kata Djohermasnyah.

Lebih lanjut, Djohermasnyah menyoroti fakta bahwa sejumlah penjabat kepala daerah, yang seharusnya tidak terikat pada modal politik, juga terjerat kasus korupsi. Hal ini menunjukkan bahwa praktik korupsi telah merambah ke seluruh lapisan, bahkan ke birokrasi.

ADVERTISEMENT

“Korupsi kini telah menjadi fenomena yang sangat pervasif, menyebar tidak hanya di sektor eksekutif, legislatif, dan yudikatif, tetapi juga di pemerintahan daerah, desa, bahkan sampai ke dunia pendidikan,” ujar Djohermasnyah.

Untuk mengatasi masalah ini, Djohermasnyah menekankan pentingnya memperbaiki strategi pemberantasan korupsi. Pemerintah, katanya, seharusnya memberikan dukungan lebih besar kepada KPK agar lembaga ini dapat bekerja lebih efektif. Namun, kenyataannya, justru pemerintah cenderung melemahkan KPK melalui revisi Undang-Undang KPK yang menempatkan lembaga tersebut di bawah kekuasaan eksekutif.

“Revisi Undang-Undang KPK yang menempatkan KPK di bawah presiden justru membuat strategi pemberantasan korupsi kita semakin lemah,” tutupnya.***

Source: MELDA
Tags: Berbiaya Mahaldi Kalangan Kepala DaerahHakordia PilkadaMemicu Korupsi
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Polres Lampung Selatan Berikan Bantuan untuk Korban Banjir Rob di Sragi

Next Post

Rakyat Papua Tolak Hasil SKD CPNS 2024, Tuntut Transparansi

Related Posts

Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni
Berita

Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni

10/07/2026
Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos
Berita

Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos

10/07/2026
Ketua Umum GANNAS Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi, Minta Polri dan Kejaksaan Bersinergi
Berita

Ketua Umum GANNAS Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi, Minta Polri dan Kejaksaan Bersinergi

10/07/2026
Menteri ATR/BPN: Lahan Non-LP2B Tetap Tidak Bisa Dialihfungsikan Sembarangan
Berita

Menteri ATR/BPN: Lahan Non-LP2B Tetap Tidak Bisa Dialihfungsikan Sembarangan

10/07/2026
Sanksi Hukum terhadap Pelaku Penganiayaan Berat
Berita

Sanksi Hukum terhadap Pelaku Penganiayaan Berat

10/07/2026
Banggar DPRD Lampung Selatan Apresiasi WTP 10 Kali Berturut-turut, Minta PAD Terus Ditingkatkan
Berita

Banggar DPRD Lampung Selatan Apresiasi WTP 10 Kali Berturut-turut, Minta PAD Terus Ditingkatkan

09/07/2026
Next Post
Latihan Soal Psikotes SKB CPNS 2024: 25 Contoh Soal Lengkap dengan Jawaban

Rakyat Papua Tolak Hasil SKD CPNS 2024, Tuntut Transparansi

Latihan Soal Psikotes SKB CPNS 2024: 25 Contoh Soal Lengkap dengan Jawaban

6 Kiat Ampuh Menghadapi SKB CPNS 2024

Latihan Soal Psikotes SKB CPNS 2024: 25 Contoh Soal Lengkap dengan Jawaban

8 Ketentuan Wajib bagi Peserta Tes SKB CPNS Kemenkumham 2024

Kejati Lampung Dorong Masyarakat Lapor Dugaan Korupsi KPU Pesawaran

Kejati Lampung Dorong Masyarakat Lapor Dugaan Korupsi KPU Pesawaran

Kejati Lampung Sita Dana USD 1,48 Juta Terkait Kasus PT LEB

Kejati Lampung Sita Dana USD 1,48 Juta Terkait Kasus PT LEB

Berita Terkini

  • Muhammad Alfariezie Dipuji Lewat Perspektif Juan Carlos Abril, Puisi Sederhana dengan Makna Mendalam
  • Modus Baru Pengiriman Senjata Api Terungkap, Paket Travel Tujuan Jawa Digagalkan di Bakauheni
  • Dugaan Korupsi Batu Bara Pemicu Blackout Sumatera, LSM PRO RAKYAT: Jangan Ada Aktor yang Lolos
  • Ketua Umum GANNAS Soroti Penggeledahan Kasus Korupsi, Minta Polri dan Kejaksaan Bersinergi
  • Menteri ATR/BPN: Lahan Non-LP2B Tetap Tidak Bisa Dialihfungsikan Sembarangan

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In