• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, August 27, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Ancaman Pemotongan TKDD 2026, Lampung Selatan Bersiap Hadapi Krisis Fiskal, Mantan Staf Khusus Keuangan Tawarkan Strategi Lengkap

MeldabyMelda
08/10/2025
in Berita
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan diperkirakan menghadapi tekanan fiskal yang signifikan pada 2026 menyusul rencana pemotongan Transfer Ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) hingga 20–25 persen atau setara Rp 300 miliar. Dengan proyeksi APBD Lampung Selatan sekitar Rp 2,4 triliun, di mana lebih dari 80 persen berasal dari transfer pusat, pemotongan ini akan mempersempit ruang fiskal daerah secara drastis, menimbulkan tantangan berat bagi pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik.

Firdaus, S.H., mantan Staf Khusus Bagian Keuangan Kabupaten Lampung Selatan, menguraikan dampak riil dari kebijakan ini. Ia menegaskan bahwa potongan sebesar Rp 300 miliar bukan sekadar angka statistik, tetapi pukulan langsung bagi pembangunan daerah. Infrastruktur jalan, jembatan, dan sarana publik lainnya, yang menjadi urat nadi perekonomian dan kesejahteraan masyarakat, diperkirakan akan mengalami perlambatan. Hal ini juga dapat menurunkan daya gerak ekonomi masyarakat di tingkat akar rumput, terutama di desa-desa yang sangat bergantung pada alokasi APBD untuk pembangunan lokal.

Firdaus menambahkan bahwa sempitnya ruang fiskal akan menimbulkan dilema dalam alokasi anggaran. Belanja rutin, seperti gaji pegawai, operasional pemerintahan, dan layanan publik, tetap harus berjalan. Sementara itu, belanja modal dan program prioritas, termasuk perbaikan infrastruktur jalan dan fasilitas dasar, akan terbatas. Hal ini berpotensi memperlambat capaian pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat secara luas.

BeritaLainnya

Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton

Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro

Solusi yang ditawarkan Firdaus bersifat komprehensif dan strategis. Pertama, efisiensi anggaran secara radikal menjadi langkah penting. Setiap pengeluaran harus diperiksa ketat agar tidak ada pemborosan dan setiap rupiah memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Kedua, optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi kunci kemandirian fiskal Lampung Selatan. Namun, Firdaus menekankan bahwa langkah ini tidak boleh membebani masyarakat. Fokus utama adalah pemberdayaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) agar lebih profesional dan mampu memberikan dividen, serta memanfaatkan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk menghidupkan aset daerah yang tidak produktif.

Selain itu, sebagai langkah jangka pendek, Firdaus mendorong Pemkab Lampung Selatan untuk lebih agresif dalam mengajukan proposal program khusus ke kementerian teknis seperti PUPR, Pertanian, dan Kemenkes, sehingga dana program bisa dialirkan langsung ke masyarakat dan memitigasi dampak penyusutan APBD. Ia juga menyoroti penerbitan obligasi daerah sebagai salah satu opsi pembiayaan alternatif. Meski terdengar canggih, instrumen ini harus digunakan dengan hati-hati, hanya untuk proyek yang jelas menghasilkan pendapatan, seperti pembangunan pasar modern atau sistem air bersih. Obligasi tidak boleh dijadikan cara menambal defisit rutin, dan kemampuan bayar serta peringkat kredit daerah harus menjadi pertimbangan utama agar tidak menambah beban bunga yang memberatkan keuangan daerah.

ADVERTISEMENT

Pakar kebijakan publik, Dr. Andi Wijaya, menilai langkah dan solusi yang ditawarkan Firdaus sangat realistis dan konstruktif. Menurutnya, strategi ini mencakup semua lini, mulai dari efisiensi internal pemerintah daerah hingga upaya lobi ke pusat, sekaligus menyiapkan pondasi PAD dan kajian obligasi untuk jangka menengah dan panjang. “Prioritas harus pada efisiensi internal dan lobi ke pusat untuk jangka pendek, sambil mempersiapkan fondasi PAD dan kajian obligasi yang matang. Ini adalah strategi fiskal yang cerdas untuk menghadapi tantangan fiskal yang semakin kompleks,” jelas Dr. Andi.

Dalam menghadapi potensi krisis fiskal, Firdaus menekankan pentingnya koordinasi lintas OPD, transparansi pengelolaan anggaran, dan pengawasan ketat agar setiap pengeluaran memiliki dampak nyata bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa keberhasilan strategi ini juga memerlukan dukungan masyarakat, transparansi data, serta inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Dengan ancaman pemotongan TKDD 2026 yang sudah di depan mata, langkah proaktif dan strategi fiskal yang matang diyakini dapat menjaga kelancaran pembangunan, memperkuat layanan publik, dan mendorong Lampung Selatan tetap berdaya saing. Pemkab diharapkan mampu mengombinasikan efisiensi, optimalisasi PAD, lobi ke pusat, serta penerapan alternatif pembiayaan dengan cermat untuk menciptakan keuangan daerah yang tangguh dan berkelanjutan.***

Source: RUDI SUHAIMI
Tags: APBD Lampung SelatanBUMDEfisiensi Anggarankrisis fiskalLAMPUNG SELATANobligasi daerahPADPembangunan Infrastruktursolusi fiskalTKDD 2026
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Wabup Agus Suranto Buka Rembuk Stunting 2025, Targetkan Tanggamus Turunkan Angka Stunting hingga 22,2 Persen

Next Post

Masa Depan Perumahan di Lampung: Tantangan dan Peluang yang Mendesak

Related Posts

Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton
Berita

Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton

27/08/2026
Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro
Berita

Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro

27/08/2026
Konsorsium Gerakan Solidaritas Pekerja Lokal Kecam PHK Sepihak Star Energy
Berita

Konsorsium Gerakan Solidaritas Pekerja Lokal Kecam PHK Sepihak Star Energy

27/08/2026
Warga Bulurejo Titip Aspirasi ke Anton Subagiyo, Jalan Klaten-STM hingga Irigasi Mendesak Diperbaiki
Berita

Warga Bulurejo Titip Aspirasi ke Anton Subagiyo, Jalan Klaten-STM hingga Irigasi Mendesak Diperbaiki

27/08/2026
PSPE Disebut Berakhir, Eks Aktivis ’98 Minta Aktivitas Star Energy di TNBBS Dihentikan
Berita

PSPE Disebut Berakhir, Eks Aktivis ’98 Minta Aktivitas Star Energy di TNBBS Dihentikan

27/08/2026
Diduga Ada Dua Perempuan, Suami Salah Satunya Disebut Laporkan Oknum DPRD ke Polda Lampung
Berita

Diduga Ada Dua Perempuan, Suami Salah Satunya Disebut Laporkan Oknum DPRD ke Polda Lampung

27/08/2026
Next Post
Masa Depan Perumahan di Lampung: Tantangan dan Peluang yang Mendesak

Masa Depan Perumahan di Lampung: Tantangan dan Peluang yang Mendesak

Ingin Mendirikan Sekolah di Lampung? Simak Prosedur, Regulasi, dan Syarat Lengkapnya Agar Tak Salah Langkah

Ingin Mendirikan Sekolah di Lampung? Simak Prosedur, Regulasi, dan Syarat Lengkapnya Agar Tak Salah Langkah

Lampung Cetak Sejarah di Pornas Korpri 2025, Tim Tenis Meja Beregu Putri Persembahkan Medali Perunggu

Lampung Cetak Sejarah di Pornas Korpri 2025, Tim Tenis Meja Beregu Putri Persembahkan Medali Perunggu

Pelatihan Tuping 12 Wajah di SMKN 1 Kalianda: Ajang Kreativitas dan Kebangkitan Budaya Lampung Selatan

Pelatihan Tuping 12 Wajah di SMKN 1 Kalianda: Ajang Kreativitas dan Kebangkitan Budaya Lampung Selatan

Panen Tomat di Lapas Kalianda: Warga Binaan Buktikan Kemandirian dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Panen Tomat di Lapas Kalianda: Warga Binaan Buktikan Kemandirian dan Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Berita Terkini

  • Ekonomi Pesawaran Tumbuh 5,38 Persen, Ini Capaian Setahun Nanda-Anton
  • Kasus Dugaan Korupsi Honorer Fiktif, Penyidik Polda Lampung Sisir BKPSDM Metro
  • Konsorsium Gerakan Solidaritas Pekerja Lokal Kecam PHK Sepihak Star Energy
  • Prestasi di Tingkat Nasional Berbuah Umrah, Naufal dan Chika Dapat Apresiasi Bupati Egi
  • Warga Bulurejo Titip Aspirasi ke Anton Subagiyo, Jalan Klaten-STM hingga Irigasi Mendesak Diperbaiki

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In