SAMUDERA NEWS– Dalam upaya meningkatkan pasokan listrik dan memanfaatkan energi baru terbarukan (EBT), Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona, resmi menandatangani kerja sama dengan perusahaan asal Malaysia, PT. Solarvest. Penandatanganan ini berlangsung pada Rabu, 23 Oktober 2024, di Plaza Indonesia, Jakarta. Langkah ini diambil guna memperkuat pasokan listrik, khususnya untuk wilayah kepulauan di Pesawaran, dengan fokus awal di Perkantoran Pemda Pesawaran dan Pulau Legundi, Kecamatan Punduh Pedada.
“Penandatanganan ini adalah bagian dari kerja sama penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) oleh PT. Solarvest, perusahaan asal Malaysia,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pesawaran, Anggun Saputra, pada Kamis, 24 Oktober 2024.
Anggun menjelaskan, penyediaan panel surya ini diharapkan dapat menghemat hingga 25% dari biaya pemakaian listrik. “Pola kerjanya mirip dengan PLN, tapi menggunakan energi baru terbarukan yang lebih efisien,” ujarnya.
Proyek percontohan ini akan dimulai di Kantor Bupati Pesawaran sebelum diperluas ke Pulau Legundi. “Pak Bupati ingin memulai dari kantor pemerintah sebagai uji coba. Jika hasilnya memuaskan, baru akan diperluas ke Pulau Legundi,” jelas Anggun.
Anggun juga menyoroti kondisi masyarakat Pulau Legundi yang masih mengandalkan genset untuk memenuhi kebutuhan listrik mereka. “Dengan panel surya ini, diharapkan masyarakat bisa mendapatkan pasokan listrik yang lebih stabil dan murah, serta terhindar dari masalah seperti kebocoran BBM solar,” tambahnya.
Kerja sama ini juga memberikan keuntungan jangka panjang. Menurut PT. Solarvest, dalam 10 tahun panel surya tersebut akan menjadi milik desa, dengan masa manfaat antara 25 hingga 30 tahun. Selain itu, biaya listrik bulanan yang sebelumnya mencapai Rp10.000 dapat turun hingga Rp6.000, dengan subsidi PAD sebesar Rp4.000.
Anggun menambahkan, PT. Solarvest telah melakukan survei di lapangan, dan proyek ini akan dimulai pada November 2024 dengan lokus awal di Perkantoran Pemda Pesawaran. Perusahaan juga akan berkoordinasi dengan PLN dan vendor terkait untuk mempercepat implementasi EBT.
“Penggantian genset dengan panel surya ini diharapkan membantu masyarakat Pulau Legundi, sekaligus mendukung upaya Indonesia untuk menjadi negara dengan emisi karbon yang lebih rendah dan ramah lingkungan,” ungkapnya.
Penerapan panel surya ini rencananya tidak hanya akan mencakup dua lokus awal, tetapi juga diperluas ke 11 kecamatan di Pesawaran. “Ini tidak akan mengganggu rencana PLN, justru memberikan dua sumber pasokan energi, dari PLN dan panel surya,” kata Anggun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Pesawaran, Fanny Setiawan, yang turut mendampingi Bupati Dendi dalam penandatanganan, juga membenarkan kerja sama tersebut. “Lokasi awal proyek ini di Perkantoran Pemda Pesawaran dan Pulau Legundi,” tutup Fanny. ***












