SAMUDERA NEWS– Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban serta mencegah peredaran barang terlarang di dalam lembaga pemasyarakatan, Tim Pengamanan Rutan Kelas I Bandar Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke blok hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Selasa, 27 Mei 2025.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Pengamanan Rutan (KPR) Rizqi Putra Sandika, sebagai wujud nyata komitmen terhadap program Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) yang telah diikrarkan oleh seluruh jajaran Rutan Kelas I Bandar Lampung.
“Sidak ini merupakan langkah awal untuk menunjukkan bahwa kami serius dalam menciptakan lingkungan rutan yang bebas dari barang-barang terlarang dan gangguan ketertiban,” ujar Rizqi.
Tim menyisir sejumlah kamar hunian dengan cermat. Hasil dari sidak tersebut menunjukkan tidak ditemukan adanya handphone, narkoba, ataupun benda-benda berbahaya lainnya.
Meski mengedepankan ketegasan, Rizqi menekankan pentingnya pendekatan humanis. “Kami melakukan sambang ke kamar hunian secara persuasif. Ini bukan hanya tentang pengawasan, tapi juga membangun komunikasi yang baik dengan para warga binaan,” tambahnya.
Respons positif datang dari jajaran pegawai Rutan, yang menilai langkah ini sebagai awal yang menjanjikan di bawah kepemimpinan baru Rizqi Putra Sandika.
Dengan semangat “Bergerak Sat-set”, Rizqi berkomitmen terus melakukan monitoring rutin dan langkah preventif guna menjaga Rutan Kelas I Bandar Lampung tetap kondusif, aman, dan bebas dari gangguan keamanan serta praktik pungli.***












