SAMUDERA NEWS — Setelah upaya pencarian selama lebih dari tujuh jam, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan korban tenggelam di kawasan wisata air terjun Batu Menyan, Kecamatan Teluk Pandan, Kabupaten Pesawaran. Korban ditemukan dalam kondisi tak bernyawa, tidak jauh dari lokasi awal kejadian.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Pesawaran, Mahadi, mewakili Kalaksa BPBD Pesawaran, menjelaskan bahwa medan yang sulit membuat proses pencarian memerlukan kerja ekstra.
“Tim harus berjalan kaki sejauh enam kilometer menuju lokasi. Pencarian dilakukan sejak pagi karena malam sebelumnya tertunda akibat cuaca dan kondisi medan yang tidak memungkinkan,” jelas Mahadi.
🕊️ Identitas dan Kronologi
Korban yang berhasil ditemukan diketahui berinisial DV, warga Teluk Betung, Bandar Lampung. Ia dilaporkan tengah berwisata bersama rekannya — yang juga tercatat sebagai warga Sukarame — sejak hari sebelumnya.
Saat berenang di area aliran air terjun, DV diduga terseret arus deras dan menghilang. Pencarian pun langsung dilakukan usai laporan dari warga disampaikan ke pihak kecamatan dan diteruskan ke BPBD dan BASARNAS.
🤝 Proses Evakuasi Melibatkan Banyak Pihak
Upaya evakuasi melibatkan berbagai unsur:
- BASARNAS dan BPBD Pesawaran,
- Aparat kecamatan dan desa,
- Babinsa dan Bhabinkamtibmas,
- serta masyarakat sekitar yang turut membantu dengan peralatan seadanya.
“Kami mengapresiasi kerja keras semua unsur. Ini membuktikan solidaritas dan kepedulian yang tinggi dalam menghadapi kondisi darurat,” ujar Mahadi.
⚠️ Imbauan: Waspada di Alam Terbuka
BPBD Pesawaran mengimbau masyarakat, khususnya para wisatawan, agar meningkatkan kewaspadaan saat menikmati wisata alam, terutama yang berkaitan dengan aliran sungai dan air terjun.
“Jangan abaikan keselamatan. Banyak lokasi wisata alam memiliki potensi bahaya tersembunyi, seperti arus deras, batu licin, dan kedalaman tak terduga,” tambahnya.***












