• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, August 25, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Dorong Produktivitas Kopi, Pemprov Lampung Terapkan Sistem Budidaya Pagar

MeldabyMelda
29/08/2025
in Berita
Dorong Produktivitas Kopi, Pemprov Lampung Terapkan Sistem Budidaya Pagar
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS – Pemerintah Provinsi Lampung melalui Dinas Perkebunan terus berupaya meningkatkan produktivitas kopi robusta, komoditas unggulan yang telah lama menjadi identitas daerah ini di tingkat nasional maupun internasional. Melalui berbagai program strategis, Lampung menargetkan lonjakan produksi sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu lumbung kopi terbesar di Indonesia.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung, Ir. Yuliastuti, M.T.A, menjelaskan bahwa pada tahun 2025 pihaknya fokus menjalankan inovasi budidaya dengan sistem pagar. Inovasi ini dinilai mampu mengoptimalkan kepadatan tanaman dan secara signifikan meningkatkan hasil panen.

“Sistem pagar memungkinkan petani menanam kopi dengan jarak yang lebih rapat sehingga jumlah pohon per hektare bisa berlipat ganda. Jika sebelumnya hanya sekitar 2.000–2.500 batang, dengan sistem ini bisa mencapai 4.000 batang. Artinya, jika satu pohon menghasilkan satu kilogram kopi, produksi bisa menembus 4 ton per hektare,” ungkap Yuliastuti dalam konferensi pers di Ruang Video Conference Dinas Kominfotik Provinsi Lampung, Kamis (28/8/2025).

BeritaLainnya

Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum

Jadi Urat Nadi Dua Kecamatan, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Mulai Rusak

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung tahun 2025, luas areal perkebunan kopi di provinsi ini mencapai 152.507 hektare. Dari total tersebut, 6.800 hektare merupakan tanaman belum menghasilkan, 138.000 hektare tanaman sudah menghasilkan, dan 6.800 hektare sisanya termasuk tanaman tua serta rusak. Saat ini, produksi rata-rata kopi Lampung berada pada angka 120.377 ton per tahun, atau kurang dari 2 ton per hektare. Namun, beberapa kelompok tani binaan telah menunjukkan hasil positif dengan capaian hingga 3,5 ton per hektare berkat penerapan teknik budidaya intensif.

Yuliastuti menambahkan, untuk mengatasi masalah produktivitas, pihaknya juga gencar melaksanakan program peremajaan tanaman tua dan rusak melalui metode sambung samping. Selain itu, tanaman yang belum menghasilkan diberi perlakuan khusus agar percepatan masa produktif dapat tercapai.

ADVERTISEMENT

Sebagai langkah nyata, pemerintah provinsi bersama Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengalokasikan anggaran untuk membangun demplot atau lahan percontohan sistem pagar di Kabupaten Lampung Barat dan Tanggamus. Kehadiran demplot ini diharapkan dapat menjadi pusat edukasi sekaligus rujukan bagi para petani dalam menerapkan teknik budidaya modern, termasuk pemangkasan teratur, pemupukan organik, dan manajemen kebun yang lebih terencana.

Selain peningkatan produktivitas di tingkat hulu, pemerintah juga mendorong perbaikan kualitas pasca panen. Petani didorong untuk menerapkan metode petik merah agar kualitas biji lebih terjaga, serta menghindari kebiasaan menjemur kopi langsung di atas tanah. Untuk mendukung hal ini, pemerintah menyediakan sarana berupa terpal, mesin penggiling (grinder), dan mesin huller yang dapat digunakan secara berkelompok.

Tidak berhenti di situ, Pemprov Lampung juga mendorong hilirisasi kopi melalui program pelatihan roasting, teknik pengemasan modern, hingga fasilitasi akses pasar. Dinas Perindustrian dan Perdagangan turut dilibatkan untuk membuka ruang lebih luas bagi pelaku usaha kecil maupun koperasi petani agar mampu menembus pasar nasional dan global.

Data BPS mencatat, nilai ekspor kopi Lampung pada tahun 2025 menembus lebih dari USD 400 juta dengan pasar utama ke Amerika Serikat, Jepang, serta sejumlah negara Eropa. Kondisi ini menunjukkan bahwa perbaikan budidaya dan pengolahan kopi memiliki dampak langsung terhadap daya saing Lampung di kancah perdagangan dunia.

“Dengan kombinasi strategi mulai dari inovasi budidaya, peremajaan tanaman, hingga penguatan hilirisasi, kami optimis produksi dan nilai ekspor kopi Lampung akan meningkat signifikan. Langkah ini sejalan dengan visi Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dalam membangun perekonomian daerah yang inklusif, mandiri, dan berdaya saing,” ujar Yuliastuti menegaskan.

Meski robusta menjadi tulang punggung, Lampung juga mulai mengembangkan kopi arabika di kawasan dengan ketinggian ideal, seperti Kecamatan Sekincau di Lampung Barat pada ketinggian 1.000–1.200 mdpl. Namun demikian, karakteristik robusta dengan cita rasa kuat tetap menjadi ciri khas utama Lampung yang telah diakui di pasar global.

Upaya Pemprov Lampung ini diharapkan tidak hanya mendorong peningkatan hasil panen, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani, penguatan ekonomi daerah, serta memperkokoh branding kopi Lampung sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia.***

Source: WAHYUDIN
Tags: dinas perkebunanekspor kopihilirisasi kopikopi lampungRahmat Mirzani Djausalrobustasistem pagar
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Sekdaprov Lampung Lantik Dua Pejabat Baru, Fokus pada Pembangunan Desa dan Perlindungan Perempuan-Anak

Next Post

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh untuk Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Penentu Arah Pembangunan

Related Posts

Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum
Berita

Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum

25/08/2026
Jadi Urat Nadi Dua Kecamatan, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Mulai Rusak
Berita

Jadi Urat Nadi Dua Kecamatan, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Mulai Rusak

25/08/2026
Penipuan dan Penggelapan dalam Hukum Pidana
Berita

Penipuan dan Penggelapan dalam Hukum Pidana

25/08/2026
Paripurna Tak Kuorum, Bupati Saleh Asnawi: Jangan Hambat Kepentingan Rakyat
Berita

Paripurna Tak Kuorum, Bupati Saleh Asnawi: Jangan Hambat Kepentingan Rakyat

25/08/2026
Perlindungan Hak Masyarakat Adat
Berita

Perlindungan Hak Masyarakat Adat

25/08/2026
Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan
Berita

Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan

24/08/2026
Next Post
Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh untuk Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Penentu Arah Pembangunan

Pemprov Lampung Tegaskan Dukungan Penuh untuk Sensus Ekonomi 2026, Data Jadi Penentu Arah Pembangunan

Pesawaran Meriahkan Hari Jadi ke-18 dan HUT RI ke-80 dengan Jalan Sehat Bersama Wabup

Pesawaran Meriahkan Hari Jadi ke-18 dan HUT RI ke-80 dengan Jalan Sehat Bersama Wabup

Pemkab Pesawaran Salurkan 5 Unit Kendaraan Roda Tiga untuk Peningkatan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas

Pemkab Pesawaran Salurkan 5 Unit Kendaraan Roda Tiga untuk Peningkatan Kesejahteraan Penyandang Disabilitas

Negara dalam Kekacauan: Ketegangan antara Keamanan dan Rakyat di Pejompongan

Negara dalam Kekacauan: Ketegangan antara Keamanan dan Rakyat di Pejompongan

Ketidakpastian Kepemimpinan Sekolah: Guru Bandar Lampung Soroti Kebijakan Disdikbud

Ketidakpastian Kepemimpinan Sekolah: Guru Bandar Lampung Soroti Kebijakan Disdikbud

Berita Terkini

  • Kepala Balai Bahasa Lampung Dijadwalkan Buka Bengkel Sastra, 20 Peserta Ambil Bagian
  • Bagaimana Polisi Menangani Kasus Kriminal: Dari Laporan hingga Penegakan Hukum
  • Jadi Urat Nadi Dua Kecamatan, Jembatan Gantung Bumi Arum Kini Mulai Rusak
  • Penipuan dan Penggelapan dalam Hukum Pidana
  • Paripurna Tak Kuorum, Bupati Saleh Asnawi: Jangan Hambat Kepentingan Rakyat

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In