• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, October 29, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Gaya Kritik Lampung: Satire Sosial dan Puitis Muhammad Alfariezie, Guru SMK Samudera yang Menggabungkan Jurnalisme dan Puisi

MeldabyMelda
05/09/2025
in Berita
Gaya Kritik Lampung: Satire Sosial dan Puitis Muhammad Alfariezie, Guru SMK Samudera yang Menggabungkan Jurnalisme dan Puisi
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Di tengah kesibukannya sebagai guru SMK Samudera Bandar Lampung, Muhammad Alfariezie menorehkan karya-karya puisi yang sarat kritik sosial. Lulusan Fakultas Teknologi Informasi dan Komunikasi Universitas Teknokrat Indonesia ini pernah aktif di komunitas sastra Lamban Isbedy Stiawan ZS dan kini dikenal sebagai jurnalis muda di Bandarlampung\_Pikiranrakyat. Alfariezie menamai gaya uniknya sebagai Realism Satire Puitis, namun secara personal ia menyebutnya Gaya Kritik Lampung.

Dalam karya-karyanya, Alfariezie menyoroti ketimpangan sosial dan praktik penyalahgunaan anggaran publik melalui bait-bait yang tajam dan penuh sindiran. Salah satu puisi terbarunya berjudul *Bandar Lampung: 80 Miliar dan Sakitnya Rakyat Kecil* menampilkan pertentangan mencolok antara kemewahan pejabat dan penderitaan rakyat biasa. Berikut cuplikan puisinya:

Teruslah bergerak tanpa mengindahkan undang-undang di dalam negeri hukum yang rakyatnya 283 juta orang

BeritaLainnya

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

Uang puluhan miliar tak berlaku apapun di atas tanah yang bayi-bayinya busung lapar dan rumah sakitnya berjejal pasien yang muskil membeli dunkin donuts

Seperti di Bandar Lampung, walikotanya menyiakan uang mungkin hingga 80 miliar dan walikotanya mendapat support gubernur serta dewan untuk menentang presiden dan menteri rezim jenderal

ADVERTISEMENT

Sementara mereka juga bebas naik turun mewah di sekitar warga yang seumur-umur enggak sanggup membeli pizza tapi langsung masuk penjara ketika mencuri kotak amal saja

Puisi ini tidak hanya menampilkan kritik secara langsung, tetapi juga menyajikan beberapa teknik penulisan yang bisa dipelajari oleh para pembaca, khususnya generasi muda yang tertarik pada sastra kritik sosial.

**Teknik Realism Satire** diterapkan melalui kalimat deklaratif yang menonjolkan fakta sosial dan angka-angka spesifik. Contohnya, bait pertama “Teruslah bergerak tanpa mengindahkan undang-undang di dalam negeri hukum yang rakyatnya 283 juta orang” menyampaikan serangan langsung terhadap perilaku penguasa dengan data konkret, sehingga pesan kritis terasa lebih tajam dan kredibel.

**Ironi Metaforis** muncul pada bait kedua, di mana Alfariezie menggunakan kontras antara kemewahan dan penderitaan rakyat: “Uang puluhan miliar tak berlaku apapun di atas tanah yang bayi-bayinya busung lapar dan rumah sakitnya berjejal pasien yang muskil membeli dunkin donuts.” Kontras ini membangkitkan efek emosional bagi pembaca, sekaligus menekankan absurditas kondisi sosial yang ada.

**Hipotetis atau Spekulatif** juga terlihat, seperti dalam kalimat: “Seperti di Bandar Lampung, walikotanya menyiakan uang mungkin hingga 80 miliar.” Penggunaan kata “mungkin” memberi kesan dugaan kritis yang menohok, memunculkan kesan skeptisisme terhadap kebijakan publik yang tidak transparan.

**Kontras dan Pertentangan** menjadi teknik yang menonjol, terutama pada kalimat “Sementara mereka bebas naik turun mewah di sekitar warga yang seumur-umur enggak sanggup membeli pizza.” Teknik ini menekankan jurang sosial yang lebar antara elit pemerintahan dan rakyat kecil, menghadirkan kritik yang tajam namun tetap puitis.

**Puitis Sosial** menjadi benang merah yang mengikat seluruh karya Alfariezie. Kata-kata seperti “tanah yang bayi-bayinya busung lapar” berfungsi sebagai metafora kuat yang tidak hanya menyampaikan kritik, tetapi juga menyentuh sisi emosional pembaca, sehingga pesan sosial lebih mudah diterima dan diingat.

Di kesehariannya, Muhammad Alfariezie menjalani tiga peran sekaligus: sebagai pendidik, jurnalis, dan penyair. “Sehari-hari saya mengajar, malamnya menulis berita, dan di sela waktu itu lahirlah puisi-puisi yang menjadi kritik sosial,” katanya. Menurut Alfariezie, jurnalisme memberikan data dan fakta, sementara puisi memberi kebebasan berekspresi. Kombinasi keduanya lahir sebagai Gaya Kritik Lampung, di mana setiap bait bukan hanya estetika sastra, tetapi juga sarana advokasi bagi keadilan sosial.

Bagi generasi muda, karya Alfariezie menjadi inspirasi untuk memadukan literasi, seni, dan kritik sosial. Dengan menggabungkan fakta, data, dan metafora puitis, ia berhasil menyalurkan suara rakyat sekaligus membangun kesadaran publik tentang pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pemerintahan.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Gaya Kritik LampungJurnalis Bandar LampungKritik SosialMuhammad AlfarieziePuisi SosialRealism SatireSastra Lampung
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Peringati Hari Pelanggan Nasional 2025, ASDP Tegaskan Komitmen Digitalisasi dan Apresiasi untuk Pengguna Setia

Next Post

GRANAT dan BNNP Lampung Perkuat Upaya Pemberantasan Narkoba, Kasus Oknum HIPMI Jadi Titik Masuk Ungkap Jaringan

Related Posts

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
Berita

Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan

28/10/2026
Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
Berita

Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya

28/10/2026
ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
Berita

ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan

28/10/2026
Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
Berita

Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah

28/10/2026
BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045
Berita

BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

28/10/2026
Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter
Berita

Bukan Sekadar Seremoni, Bapas Kotabumi Dorong Generasi Muda Bangun Karakter

28/10/2026
Next Post
GRANAT dan BNNP Lampung Perkuat Upaya Pemberantasan Narkoba, Kasus Oknum HIPMI Jadi Titik Masuk Ungkap Jaringan

GRANAT dan BNNP Lampung Perkuat Upaya Pemberantasan Narkoba, Kasus Oknum HIPMI Jadi Titik Masuk Ungkap Jaringan

Pemprov Lampung Dukung Program Strategis TNI AL: Lampung Siap Menjadi Lumbung Kedelai dan Pusat Swasembada Pangan Nasional

Pemprov Lampung Dukung Program Strategis TNI AL: Lampung Siap Menjadi Lumbung Kedelai dan Pusat Swasembada Pangan Nasional

Granat Lampung dan BNNP Perkuat Rehabilitasi untuk Pecandu Narkotika dengan Prosedur Terpadu dan Perlindungan Hukum

Granat Lampung dan BNNP Perkuat Rehabilitasi untuk Pecandu Narkotika dengan Prosedur Terpadu dan Perlindungan Hukum

Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan 11,8 Kg Sabu, Dua Kurir Aceh Ditangkap di Bakauheni

Polres Lampung Selatan Gagalkan Penyelundupan 11,8 Kg Sabu, Dua Kurir Aceh Ditangkap di Bakauheni

Tiga Wartawan PWI Pesawaran Siap Berlaga di Turnamen Biliar SIWO Lampung

Tiga Wartawan PWI Pesawaran Siap Berlaga di Turnamen Biliar SIWO Lampung

Berita Terkini

  • Aqrobin A.M. Serukan Generasi Muda Berani Mengawasi Anggaran dan Kekuasaan
  • Dudung Abdurachman Dorong Pendekatan Humanis untuk Pulihkan Keamanan di Papua Barat Daya
  • ATR/BPN Perkuat Pembinaan PPAT untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Pertanahan
  • Pencatatan Aset Negara Bermasalah, UU Reforma Agraria Buka Jalan Pemulihan Hak Tanah
  • BNNKLS Gaungkan Semangat Pemuda Bersinar untuk Selamatkan Generasi Emas 2045

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In