SAMUDERA NEWS – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2025 di Kabupaten Pesawaran menjadi momen penguatan komitmen kolektif untuk menghadirkan pendidikan yang lebih bermutu, merata, dan berdaya saing. Upacara yang digelar di Lapangan Pemkab Pesawaran pada Senin (5/5) itu dipimpin langsung oleh Bupati Dendi Ramadhona selaku inspektur upacara.
Dalam sambutannya, Bupati Dendi menyampaikan bahwa pendidikan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga soal kualitas sumber daya manusia dan keteladanan. Ia menegaskan bahwa seluruh elemen bangsa harus bergerak bersama demi mencerdaskan kehidupan bangsa, sebagaimana amanat konstitusi.
“Hardiknas adalah saat yang tepat untuk merefleksikan sejauh mana kita sudah memenuhi hak dasar pendidikan bagi seluruh anak bangsa. Pendidikan adalah investasi jangka panjang dan menjadi pondasi menuju Indonesia yang unggul,” ujar Dendi.
Dalam kesempatan tersebut, Dendi juga membacakan sambutan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang menekankan pentingnya reformasi pendidikan secara menyeluruh. Pemerintah pusat, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, berkomitmen membangun ekosistem pendidikan yang adaptif melalui revitalisasi infrastruktur, pengembangan teknologi pembelajaran, serta peningkatan kualitas guru.
“Guru tidak hanya menjadi pengajar, tetapi juga pembimbing dan konselor. Oleh karena itu, kesejahteraan dan kompetensi guru menjadi fokus dalam pembaruan sistem pendidikan,” ujar Dendi.
Langkah konkret pun telah diambil, mulai dari pembenahan tata kelola pendidikan, penerapan Deep Learning, hingga peluncuran program-program inovatif seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA), pembelajaran Koding dan AI, serta “Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” yang menanamkan nilai-nilai disiplin dan karakter positif sejak dini.
Tak hanya itu, program “Pagi Ceria” juga menjadi bagian dari upaya membangun kebiasaan baik dan nasionalisme di sekolah-sekolah, serta peluncuran Album Kicau sebagai media edukasi karakter untuk anak usia dini.
Bupati Dendi menutup pidatonya dengan menegaskan bahwa pembangunan pendidikan di Pesawaran memerlukan dukungan lintas sektor—baik pemerintah, masyarakat, hingga dunia usaha.
“Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah atau guru, tapi tanggung jawab kita semua. Maka, mari kita kawal bersama agar generasi mendatang lahir dari sistem pendidikan yang adil, bermutu, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Upacara Hardiknas 2025 juga menjadi momen spesial bagi para calon abdi negara. Di penghujung kegiatan, Bupati Dendi menyerahkan secara simbolis Surat Keputusan (SK) bagi pegawai yang lolos sebagai CPNS dan P3K di lingkungan Pemkab Pesawaran.***












