SAMUDERA NEWS— Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) DPD Partai Golkar Kabupaten Pringsewu, situasi politik internal partai masih terpantau kondusif dan stabil. Sejumlah kader masih bersikap menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan kesiapannya maju dalam kontestasi pemilihan ketua partai, sehingga persaingan hingga kini belum memanas.
Salah satu tokoh senior partai Golkar, Sagang Nainggolan, yang juga mantan anggota DPRD Pringsewu dua periode, mengungkapkan kesiapan dirinya untuk memimpin partai jika dipercayakan. “Sebagai kader, jika diberi amanat oleh partai menjadi ketua Golkar Pringsewu, saya siap, siapa pun tidak terkecuali saya,” ujar Sagang, Kamis (23/10/2025).
Sagang menegaskan bahwa partai Golkar memiliki mekanisme dan aturan yang jelas dalam setiap kontestasi, mulai dari tingkat pusat hingga daerah. “Partai Golkar adalah partai yang dewasa dan matang dalam menyikapi dinamika kontestasi. Ada istilah PDLD—Prestasi, Dedikasi, Loyalitas, dan Tidak Tercela—yang menjadi kunci soliditas partai hingga kini,” jelasnya.
Lebih jauh, Sagang menekankan bahwa loyalitas terhadap partai menjadi hal mutlak bagi setiap kader. Setiap kebijakan partai wajib ditaati, dan setiap keputusan yang diambil sudah melalui pertimbangan matang. “Ini adalah pembuktian loyalitas kita terhadap partai. Kita wajib mentaati seluruh kebijakan partai,” ujar Sagang, yang juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Partai Golkar Pringsewu periode 2016-2021.
Sagang menambahkan, prinsip musyawarah untuk mufakat akan tetap menjadi landasan dalam pelaksanaan Musda. “Namanya Musda, tentu bermusyawarah. Kami berupaya menghindari sistem voting karena sistem itu kurang efektif untuk menjaga soliditas dan persatuan internal partai,” terangnya.
Saat ini, posisi Ketua DPD Partai Golkar Pringsewu dijabat oleh Suherman, S.E., yang telah menjabat selama dua periode berturut-turut. Sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai, jabatan ketua memang dibatasi maksimal dua periode. Suherman saat ini juga merangkap sebagai Ketua DPRD Kabupaten Pringsewu, yang menegaskan peran strategisnya baik di legislatif maupun organisasi partai.
Musda DPD Partai Golkar Pringsewu tahun ini diprediksi menjadi momentum penting untuk memastikan kesinambungan kepemimpinan, sekaligus menguatkan soliditas internal menjelang pemilihan umum mendatang. Selain fokus pada pemilihan ketua, Musda juga akan menjadi ajang evaluasi program partai, membahas strategi pemenangan Pemilu, serta menyiapkan kader-kader potensial untuk posisi strategis di level kabupaten maupun provinsi.
Kader Golkar di Pringsewu diharapkan dapat tetap menjaga keharmonisan dan bekerja sama, baik antara pengurus lama maupun calon pengurus baru, sehingga Musda dapat berjalan lancar dan menghasilkan keputusan yang menguntungkan bagi partai dan masyarakat.***












