SAMUDERA NEWS– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Lampung, Irjen Pol Helmy Santika, mengingatkan masyarakat untuk merayakan Natal dan Tahun Baru 2025 (Nataru) dengan bijak dan tidak berlebihan. Imbauan ini mencakup larangan konvoi di jalan raya, pesta minuman keras, dan aktivitas lain yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak menyambut tahun baru dengan euforia berlebihan, seperti mabuk-mabukan, membawa senjata tajam ke tempat hiburan, atau melakukan konvoi di jalan raya,” ujar Helmy pada Jumat (20/12/2024).
Kapolda Lampung memprediksi peningkatan mobilitas masyarakat selama malam pergantian tahun, terutama di pusat kota, tempat hiburan, dan lokasi-lokasi yang menjadi titik kumpul masyarakat. Ia mengingatkan pentingnya menjaga keamanan, ketertiban, dan keselamatan selama perayaan.
Perhatikan Keselamatan dan Hindari Risiko Kejahatan
Helmy juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara, terutama bagi pengguna sepeda motor. Ia menegaskan pentingnya menggunakan helm, mengenakan jaket, serta menghindari ngebut, terutama dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.
“Bagi yang berkendara, siapkan diri dengan baik. Gunakan perlengkapan keselamatan, hindari membawa barang mencolok yang dapat memancing tindakan kriminal, dan pastikan rumah yang ditinggalkan terkunci dengan aman,” kata Helmy.
Kapolda juga meminta masyarakat untuk memanfaatkan pos pelayanan dan pengamanan yang disediakan selama 24 jam. “Ikuti arahan petugas di lapangan demi keamanan dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas),” tambahnya.
Polisi Siap Amankan Perayaan Nataru
Irjen Pol Helmy Santika menegaskan bahwa jajaran kepolisian siap mengamankan seluruh rangkaian kegiatan Nataru. Ia mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan menciptakan suasana yang aman dan nyaman selama perayaan.
“Kami hadir untuk memastikan perayaan Natal dan Tahun Baru berlangsung dengan aman. Mari kita rayakan pergantian tahun dengan tertib dan penuh rasa tanggung jawab,” tutup Helmy.***










