• Redaksi
  • Tentang Kami
Sunday, May 17, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Kebangkitan Eks Petambak Dipasena: Panen Raya Udang Jadi Tonggak Harapan Baru

MeldabyMelda
07/09/2025
in Berita
Kebangkitan Eks Petambak Dipasena: Panen Raya Udang Jadi Tonggak Harapan Baru
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS – Sabtu, 6 Agustus 2025 menjadi hari yang penuh arti bagi para eks petambak Dipasena di Kabupaten Tulangbawang, Lampung. Setelah bertahun-tahun menghadapi masa sulit akibat berakhirnya pola kemitraan dengan perusahaan inti, para petambak akhirnya mulai bangkit dan menata kembali tambak mereka secara mandiri. Semangat kebersamaan dan kerja keras perlahan memulihkan kejayaan Bumi Dipasena, yang dahulu dikenal sebagai salah satu sentra udang terbesar di Indonesia.

Pada era 1990-an, Lampung sempat menjadi produsen udang nomor satu di Tanah Air berkat pola kemitraan dengan PT Dipasena Citra Darmaja dan PT Central Pertiwi Bahari. Namun, kejayaan itu meredup seiring dengan merosotnya kerja sama, hingga Lampung kini berada di posisi kelima sebagai penghasil udang nasional. Kondisi itu mendorong berbagai pihak untuk melakukan pembenahan besar-besaran agar kejayaan lama bisa kembali terulang.

Direktur PT Sakti Biru Indonesia (SBI), Suseno Reffandi, menegaskan bahwa pemerintah pusat maupun daerah turut berperan penting dalam mendukung kebangkitan ini. “Baik pemerintah pusat maupun daerah terus berupaya agar pertambakan Lampung, khususnya di Bumi Dipasena, bisa bangkit dan berjaya kembali,” ujarnya.

BeritaLainnya

Polemik Internal GMNI Metro, DPC Sebut Forum Tidak Sah Secara Organisasi

YLBHI Ingatkan Risiko Extrajudicial Killing dalam Pernyataan Kapolda Lampung

Tantangan yang Dihadapi Petambak
Meski kaya pengalaman, para petambak tidak lepas dari beragam kendala serius. Kualitas air dan lingkungan yang terus menurun, minimnya infrastruktur, tidak adanya standar operasional baku (SOP), hingga keterbatasan modal menjadi hambatan besar yang membuat produksi tidak stabil. Situasi ini sempat menurunkan kepercayaan diri petambak, namun dukungan dari berbagai pihak perlahan mengubah keadaan.

Untuk mengatasi masalah tersebut, PT SBI menjalin kerja sama dengan Badan Pengurus Wilayah (BPW) Bumi Dipasena Makmur (BDM) di bawah BPP P3UW Lampung. Fokus utama kerja sama ini adalah memperbaiki sistem produksi, memperkenalkan SOP budidaya yang terukur, serta menyiapkan sistem pendukung agar hasil produksi lebih konsisten dan berdaya saing.

ADVERTISEMENT

Pelatihan dan Pendampingan Teknis
Sebagai bentuk nyata dukungan, PT SBI mengadakan pelatihan gratis bagi perwakilan petambak di fasilitas riset dan produksi mereka di Suak, Lampung Selatan. Materi pelatihan meliputi manajemen persiapan kolam, teknik pemberian pakan pada masa kritis awal budidaya, serta pengecekan anco secara rutin. Para peserta pelatihan ini diharapkan mampu menjadi agen perubahan bagi kelompoknya masing-masing, menyebarkan ilmu dan keterampilan baru kepada petambak lain di wilayahnya.

Selain SOP, PT SBI juga mendukung kebutuhan petambak dengan penyediaan benur, probiotik, serta pakan tambahan. Skema pembayaran dibuat ringan agar tidak membebani biaya produksi. “Kami ingin SOP ini benar-benar berjalan optimal dan membawa hasil nyata,” tegas Suseno.

Panen Raya Sebagai Momentum Kebangkitan
Untuk menandai kembalinya semangat Dipasena, panen raya udang dijadwalkan berlangsung pada 10–12 September 2025. Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah menyatakan kesediaannya hadir dalam acara ini. Panen raya tersebut bukan hanya simbol keberhasilan teknis, tetapi juga momentum kebangkitan ekonomi masyarakat setempat.

BPW Bumi Dipasena Makmur saat ini membawahi dua blok tambak, yakni Blok 10 dan Blok 11, dengan total 1.200 kepala keluarga serta 2.400 petak tambak. Para petambak mulai merasakan hasil positif dari sistem baru yang diterapkan. “Kami sangat terbantu. Ada kekeluargaan di antara petambak, dan dengan SOP baru ini produksi mulai menunjukkan tren perbaikan. Semoga bisa menjadi percontohan bagi tambak lainnya,” ungkap Sukri, salah satu perwakilan petambak.

Peran Besar PT Sakti Biru Indonesia
Sebagai perusahaan perudangan terintegrasi, PT SBI mengelola seluruh rantai usaha, mulai dari hatchery, nursery, pembesaran, hingga perdagangan pascapanen. Perusahaan ini juga tengah mempersiapkan pembangunan unit cold storage yang dapat menjaga kualitas udang hingga siap dipasarkan.

Selain itu, PT SBI memiliki lini usaha pendukung berupa produksi probiotik, feed additive berbahan dasar maggot, serta laboratorium RT-PCR yang mampu mendeteksi hingga tujuh jenis penyakit udang secara dini. Langkah ini diyakini mampu meminimalisir kerugian akibat serangan penyakit, sekaligus meningkatkan produktivitas tambak.

“Dengan pengalaman dan kompetensi yang kami miliki, ditambah antusiasme kerja sama dari para petambak, kami optimistis dapat mendorong petambak eks Dipasena kembali berjaya dan mengembalikan Lampung ke peta utama produksi udang nasional,” kata Suseno penuh keyakinan.

Bangkitnya para petambak eks Dipasena menjadi cerminan betapa semangat kolektif, dukungan teknologi, dan kebijakan tepat dapat menghidupkan kembali sebuah wilayah yang sempat terpuruk. Panen raya udang bukan sekadar agenda tahunan, tetapi sebuah simbol kebangkitan ekonomi lokal dan harapan baru menuju Lampung sebagai lumbung udang nasional.***

Source: TINO
Tags: DipasenaLampungPanen RayaPetambakSakti Biru IndonesiaUdangUMKM Perikanan
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Petani Lampung Barat Diterkam Harimau Saat Pulang dari Sawah, Anak Selamat Berkat Reaksi Cepat

Next Post

Sekolah Ilegal di Bandar Lampung: Siger, Proyek Pendidikan yang Menjerumuskan Masa Depan Anak Pra Sejahtera

Related Posts

Polemik Internal GMNI Metro, DPC Sebut Forum Tidak Sah Secara Organisasi
Berita

Polemik Internal GMNI Metro, DPC Sebut Forum Tidak Sah Secara Organisasi

17/05/2026
YLBHI Ingatkan Risiko Extrajudicial Killing dalam Pernyataan Kapolda Lampung
Berita

YLBHI Ingatkan Risiko Extrajudicial Killing dalam Pernyataan Kapolda Lampung

17/05/2026
Kasus Honorer Fiktif Metro Disorot, Puskada Pertanyakan Kepastian Hukum
Berita

Kasus Honorer Fiktif Metro Disorot, Puskada Pertanyakan Kepastian Hukum

17/05/2026
Kapolres Lampung Selatan Ajak Semua Pihak Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Berita

Kapolres Lampung Selatan Ajak Semua Pihak Jaga Ketahanan Pangan Nasional

17/05/2026
Wabup Syaiful Anwar Hadiri Panen Jagung Nasional di Kalianda Secara Virtual
Berita

Wabup Syaiful Anwar Hadiri Panen Jagung Nasional di Kalianda Secara Virtual

17/05/2026
Wabup Syaiful Anwar: Koperasi Desa Harus Jadi Motor Ekonomi Masyarakat
Berita

Wabup Syaiful Anwar: Koperasi Desa Harus Jadi Motor Ekonomi Masyarakat

17/05/2026
Next Post
Sekolah Ilegal di Bandar Lampung: Siger, Proyek Pendidikan yang Menjerumuskan Masa Depan Anak Pra Sejahtera

Sekolah Ilegal di Bandar Lampung: Siger, Proyek Pendidikan yang Menjerumuskan Masa Depan Anak Pra Sejahtera

Polemik SMA Siger: DPRD Bongkar Sumber Dana, Status Ilegal, dan Ancaman Masa Depan Siswa

Polemik SMA Siger: DPRD Bongkar Sumber Dana, Status Ilegal, dan Ancaman Masa Depan Siswa

Pemprov Lampung Pertimbangkan Beasiswa Perguruan Tinggi untuk Lulusan Sekolah Rakyat

Pemprov Lampung Pertimbangkan Beasiswa Perguruan Tinggi untuk Lulusan Sekolah Rakyat

Sastra Satire Bernuansa Kritik: Membaca “Debu Liar di Mata Wali Kota” Karya Muhammad Alfariezie

Puisi sebagai senjata politik: Muhammad Alfariezie lawan absurditas wali kota

Absurd Dan Ironi Dalam Prosa Satir Muhammad Alfariezie: Antara Aki, Komputer, Dan Demokrasi

Absurd Dan Ironi Dalam Prosa Satir Muhammad Alfariezie: Antara Aki, Komputer, Dan Demokrasi

Berita Terkini

  • Polemik Internal GMNI Metro, DPC Sebut Forum Tidak Sah Secara Organisasi
  • YLBHI Ingatkan Risiko Extrajudicial Killing dalam Pernyataan Kapolda Lampung
  • Kasus Honorer Fiktif Metro Disorot, Puskada Pertanyakan Kepastian Hukum
  • Kapolres Lampung Selatan Ajak Semua Pihak Jaga Ketahanan Pangan Nasional
  • Wabup Syaiful Anwar Hadiri Panen Jagung Nasional di Kalianda Secara Virtual

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In