• Redaksi
  • Tentang Kami
Wednesday, October 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Kritik Sastra Postmodern Puisi “Mati Dalam Sunyi (2025)” Karya Muhammad Alfariezie: Dekonstruksi Cinta, Sunyi, dan Keterasingan di Era Pascamodern

MeldabyMelda
15/10/2025
in Berita
Kritik Sastra Postmodern Puisi “Mati Dalam Sunyi (2025)” Karya Muhammad Alfariezie: Dekonstruksi Cinta, Sunyi, dan Keterasingan di Era Pascamodern
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Puisi “Mati Dalam Sunyi” karya Muhammad Alfariezie, penulis asal Bandar Lampung, menampilkan kisah tragis dua insan yang memilih hidup hanya berdua, mengabaikan keluarga dan masyarakat. Pasangan ini percaya bahwa cinta dapat menjadi dunia yang cukup, namun kenyataannya berujung pada kematian dan kesunyian. Karya ini, meski ringkas, sarat akan kompleksitas makna ketika dianalisis melalui lensa postmodernisme — sebuah perspektif sastra yang menolak kebenaran tunggal, menyoroti fragmentasi makna, dekonstruksi nilai, serta ironi eksistensial manusia.

Puisi ini bukan sekadar kisah cinta romantis, melainkan kritik terhadap narasi besar modern tentang cinta ideal, yang sering diagungkan tetapi rapuh ketika diuji realitas.

Mati Dalam Sunyi

BeritaLainnya

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter

59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif

Sepasang kekasih mati
dalam sunyi pasca-sepakat
melupakan teman-orang tua
karena memilih hidup berdua

Berdua saja, mereka kira
bahagia menari ombak
bernyanyi karang

ADVERTISEMENT

Tapi putih pasir pantai
hanya tertanam kelapa
dan mereka marah hingga
saling tujah karena betapa
lapar dan dahaga hidup
hanya berdua

2025

Cinta dan Keruntuhan Metanarasi (Lyotard)

Jean-François Lyotard dalam The Postmodern Condition menekankan ketidakpercayaan terhadap narasi besar (metanarrative) yang mengklaim kebenaran universal. Puisi ini secara eksplisit menggugat mitos modern tentang “cinta sebagai puncak kebahagiaan”.

Bait pertama menegaskan keputusan radikal pasangan itu: “melupakan teman-orang tua / karena memilih hidup berdua”. Pernyataan ini menunjukkan penolakan terhadap struktur sosial dan norma moral konvensional, seperti keluarga, pertemanan, dan masyarakat. Mereka memilih narasi kecil yang mereka ciptakan sendiri — sebuah dunia berdua yang mereka anggap cukup.

Namun, sebagaimana Lyotard tunjukkan, narasi kecil ini rapuh. Ketika kebahagiaan tidak hadir, cinta kehilangan legitimasi, meninggalkan sunyi sebagai simbol kehancuran makna dalam dunia pascamodern yang nihilistik. Fragmen ini mencerminkan eksistensi manusia modern yang sering tercerai-berai antara harapan dan realitas.

Dekonstruksi Romantisme dan Sunyi sebagai Simbol Kehampaan (Derrida)

Jacques Derrida menolak adanya makna tunggal dalam teks; makna selalu terpecah (différance). Dalam puisi ini, kata “berdua saja” yang semula tampak romantis menjadi ironi. Sunyi bukan sekadar latar suasana, tetapi hasil keputusan eksklusif yang menutup kemungkinan makna lain.

Bait akhir:

“dan mereka marah hingga saling tujah / karena betapa lapar dan dahaga hidup / hanya berdua”

di sini mengungkap bahwa cinta yang diagungkan berubah menjadi sumber kehancuran. Derrida menyebutnya pembalikan hierarki makna: sesuatu yang dianggap luhur (cinta) menyingkap sisi destruktifnya — kematian dan kekosongan. Puisi ini dengan demikian mendekonstruksi romantisme dan membuka dialog tentang ketidakmampuan manusia menghadapi realitas eksistensialnya sendiri.

Simulakra dan Realitas Semu (Baudrillard)

Jean Baudrillard memperkenalkan konsep simulakra: realitas yang kehilangan keaslian karena hanya meniru bayangan. Pasangan kekasih dalam puisi ini hidup dalam simulasi cinta — mereka menciptakan dunia kecil yang meniru ideal cinta, bukan cinta itu sendiri.

“bahagia menari ombak, bernyanyi karang”

Kebahagiaan hanyalah gambaran dari kebahagiaan — simulasi yang tampak indah namun rapuh. Ketika kenyataan hidup datang, berupa lapar, dahaga, dan keterbatasan, simulasi itu runtuh. Tragedi di akhir puisi menunjukkan kehancuran dunia semu yang mereka bangun sendiri.

Fragmentasi dan Ketidakhadiran Makna Utuh

Secara struktural, puisi ini tidak menawarkan alur linear atau resolusi tuntas. Identitas, lokasi, dan penyebab kematian pasangan tetap ambigu. Fragmen-fragmen ini mencerminkan karakter postmodern: realitas yang tercerai-berai, penuh celah, dan tidak memberi jawaban pasti. “Sunyi” menjadi ruang kosong bagi pembaca untuk membangun makna, menjadikannya teks terbuka yang memungkinkan banyak tafsir: kehancuran cinta, kegagalan eksistensial, atau metafora isolasi sosial modern.

Kesimpulan

Puisi “Mati Dalam Sunyi (2025)” adalah representasi postmodernisme dalam sastra Indonesia kontemporer. Bahasa sederhana yang penuh paradoks digunakan untuk menggugat konsep lama tentang cinta, kebahagiaan, dan makna hidup. Dengan pendekatan Lyotard, Derrida, dan Baudrillard, puisi ini memperlihatkan bahwa:

  • Tidak ada kebenaran tunggal tentang cinta (Lyotard);
  • Cinta dapat didekonstruksi menjadi sumber penderitaan (Derrida);
  • Dunia cinta yang mereka ciptakan hanyalah simulasi rapuh (Baudrillard).

Akhirnya, “Mati Dalam Sunyi” menggambarkan kehampaan makna di tengah klaim kebahagiaan, potret manusia postmodern yang terjebak dalam ilusi cinta dan kehilangan arah di tengah sunyi dunia yang mereka ciptakan sendiri, meninggalkan pembaca dalam refleksi mendalam tentang keterasingan, eksistensi, dan paradoks cinta.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: DekonstruksiCintaMatiDalamSunyiMuhammadAlfarieziePuisiPostmodernSastraIndonesia
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

FML Geruduk Kejagung dan Mabes Polri, Desak Audit Hibah Rp60 Miliar dan Ambil Alih Kasus Skandal Kembar Wali Kota Bandar Lampung

Next Post

Peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi, Profesi Dietisien, dan Halal Center di Universitas Aisyah Pringsewu: Langkah Besar Menuju Kemandirian Kesehatan dan Pendidikan Lampung

Related Posts

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
Berita

Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter

27/10/2026
59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
Berita

59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif

27/10/2026
Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi
Berita

Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi

27/10/2026
Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas
Berita

Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas

27/10/2026
Kapal KMP Portlink III Mulai Berlayar, ASDP Jaga Kelancaran Penyeberangan Jawa–Sumatera
Berita

Kapal KMP Portlink III Mulai Berlayar, ASDP Jaga Kelancaran Penyeberangan Jawa–Sumatera

27/10/2026
Panji Padang Ratu Dukung Saburai Budaya Nusantara, Riset dan Pelestarian Sejarah Jadi Sorotan
Berita

Panji Padang Ratu Dukung Saburai Budaya Nusantara, Riset dan Pelestarian Sejarah Jadi Sorotan

27/10/2026
Next Post
Peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi, Profesi Dietisien, dan Halal Center di Universitas Aisyah Pringsewu: Langkah Besar Menuju Kemandirian Kesehatan dan Pendidikan Lampung

Peluncuran Fakultas Kedokteran Gigi, Profesi Dietisien, dan Halal Center di Universitas Aisyah Pringsewu: Langkah Besar Menuju Kemandirian Kesehatan dan Pendidikan Lampung

PERBATI Lampung Panaskan Ring: Pengurus Baru Siap Bangkitkan Kembali Kejayaan Tinju Sai Bumi Ruwa Jurai

PERBATI Lampung Panaskan Ring: Pengurus Baru Siap Bangkitkan Kembali Kejayaan Tinju Sai Bumi Ruwa Jurai

Kolam Lapas Dharmasraya Disulap Jadi Jalan dan Ruang Fungsional, Simbol Transformasi Menuju Lapas Modern

Kolam Lapas Dharmasraya Disulap Jadi Jalan dan Ruang Fungsional, Simbol Transformasi Menuju Lapas Modern

Dana Transfer ke Daerah Turun Drastis, Pemkab Pringsewu Siap Pangkas Anggaran Seremonial dan Perjalanan Dinas hingga 50 Persen!

60 Persen Aset Tanah Pemkab Pringsewu Sudah Bersertifikat, Target Tuntas dalam Tiga Tahun

WFI dan Pemkab Lampung Selatan Bedah Rumah Warga, Bupati Egi: Gotong Royong Adalah Kekuatan Kita

WFI dan Pemkab Lampung Selatan Bedah Rumah Warga, Bupati Egi: Gotong Royong Adalah Kekuatan Kita

Berita Terkini

  • Geger di Katibung! Polisi Temukan Tanaman Diduga Ganja Setinggi Satu Meter
  • 59 Pekon Gelar Pilkakon Serentak, Bupati Pringsewu Pastikan Pemungutan Suara Kondusif
  • Dana Pembangunan Masjid MTsN 1 Kalianda Jadi Sorotan, Satgas Saber Pungli Diminta Mengawasi
  • Baru 3 Tahun Belajar Silat, Sultoni Murid SMK Samudera Langsung Raih Medali Emas
  • Kapal KMP Portlink III Mulai Berlayar, ASDP Jaga Kelancaran Penyeberangan Jawa–Sumatera

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In