• Redaksi
  • Tentang Kami
Saturday, September 5, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Lex Specialis atau Lex Manipulatif? Kontroversi Laporan Sekolah Ilegal yang Diubah Jadi Pengaduan

MeldabyMelda
13/10/2025
in Berita
Lex Specialis atau Lex Manipulatif? Kontroversi Laporan Sekolah Ilegal yang Diubah Jadi Pengaduan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Kontroversi panas terjadi di salah satu kota ketika warga mencoba melaporkan dugaan penyelenggaraan sekolah ilegal dan liar yang diduga dilakukan atas inisiasi pejabat tinggi politik. Warga menuntut tindakan tegas dari pegawai regulasi, karena sekolah tersebut belum memiliki izin resmi dan menggunakan aset pemerintah, termasuk tanah, bangunan, dan sarana prasarana negara.

Kejadian bermula ketika warga melaporkan pelanggaran tersebut ke instansi hukum setempat. Namun, warga merasa kecewa karena dokumen awal laporan tidak diberi cap resmi, sehingga menimbulkan keraguan atas keabsahan laporan. Pengetik dokumen menjelaskan bahwa biasanya junior yang membuat dokumen penting, sehingga cap belum terpasang. Alasan ini tidak diterima warga, yang menuntut bukti sahih dalam bentuk cap resmi.

Ketegangan meningkat ketika beberapa pegawai hukum masuk ke ruang atasan dan menutup pintu berkaca gelap. Beberapa menit kemudian, pengetik dokumen dipanggil ke ruang tertutup dan kembali mengetik di hadapan pelapor. Setelah dokumen selesai, warga menerima dokumen yang bercap resmi, namun isinya bukan laporan penegakan hukum, melainkan pengaduan masyarakat. Perubahan ini memicu kekecewaan mendalam. Salah seorang pelapor berkata, “Untuk apa saya datang melapor kalau yang diterima hanya pengaduan masyarakat? Itu bisa saya buat sendiri di rumah.”

BeritaLainnya

Mendes PDT Yandri Susanto Hadiri Panen Perdana Anggur BUMDes Merak Berseri

40 Kg Sabu dari Aceh Menuju Jakarta Digagalkan di Bakauheni, Disembunyikan dalam HR-V

Pengetik mencoba menenangkan warga dengan menjelaskan bahwa dokumen pengaduan akan ditindaklanjuti, dicetak dua, satu untuk pelapor dan satu untuk instansi. Namun warga tetap bersikeras meminta dokumen dilengkapi identitas pemberi, termasuk tanda tangan dan nomor registrasi pegawai (NRP). Mereka menilai adanya indikasi manipulasi karena dokumen awal yang tidak dicap kemudian diubah menjadi pengaduan, dan penerima pengaduan tidak jelas identitasnya.

Setelah perjuangan panjang, kepala ruangan memerintahkan agar surat pengaduan diserahkan kepada resepsionis divisi terkait. Warga akhirnya menerima serah terima resmi dari instansi regulasi, namun mereka tetap menuntut agar laporan yang telah diubah menjadi pengaduan segera mendapat tindak lanjut, tanpa terpengaruh kepentingan politik atau utang budi hibah. Warga menegaskan bahwa tujuan utama pelaporan adalah menegakkan hukum dan melindungi aset negara, bukan sekadar formalitas dokumen.

ADVERTISEMENT

Di dalam divisi, terjadi perdebatan sengit ketika warga mempertanyakan aturan yang mengatur pengubahan laporan menjadi pengaduan tertulis. Kepala divisi menjelaskan bahwa kasus pidana sekolah ilegal termasuk lex specialis, sehingga pegawai hukum telah menaati peraturan kepala nomor sekian tahun sekian. Pengaduan dibuat sebagai dasar verifikasi awal dan baru bisa diteruskan menjadi laporan penegakan regulasi atau diteruskan ke instansi terkait.

Meski penjelasan ini diberikan, warga tetap memantau perkembangan kasus dengan ketat. Mereka meneliti dokumen resmi, mencari referensi perundang-undangan, dan mendesak pihak regulasi untuk transparan dalam setiap tahap penyelesaian laporan. Warga menekankan bahwa pengubahan laporan menjadi pengaduan tidak boleh mengurangi urgensi penegakan hukum, apalagi jika terkait aset negara yang penting dan penyelenggaraan sekolah yang merugikan publik.

Pertemuan akhirnya diakhiri dengan saling bersalaman, tetapi warga berjanji untuk tetap mengawasi prosesnya. Mereka juga berencana melayangkan surat resmi kepada pimpinan instansi penegak regulasi agar laporan yang telah berubah menjadi pengaduan segera ditindaklanjuti, termasuk memberikan identitas penerima pengaduan dan bukti serah terima yang sah. Warga menegaskan bahwa mereka akan menuntut kepastian hukum sampai laporan tersebut diproses secara transparan dan profesional, tanpa intervensi politik maupun utang budi hibah.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: kontroversi laporanlaporan pengaduanlex specialismasyarakat lampungPenegakan HukumRegulasi PendidikanSekolah Ilegal
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Super Ramli Heart Race 2025, Virtual Run Pertama di Lampung Tengah, Sambut World Heart Day

Next Post

Ibu Kota Provinsi, Tapi Sekolah Liar Bermunculan? Wali Murid Harus Bertindak Cerdas

Related Posts

Mendes PDT Yandri Susanto Hadiri Panen Perdana Anggur BUMDes Merak Berseri
Berita

Mendes PDT Yandri Susanto Hadiri Panen Perdana Anggur BUMDes Merak Berseri

05/09/2026
40 Kg Sabu dari Aceh Menuju Jakarta Digagalkan di Bakauheni, Disembunyikan dalam HR-V
Berita

40 Kg Sabu dari Aceh Menuju Jakarta Digagalkan di Bakauheni, Disembunyikan dalam HR-V

05/09/2026
I Nyoman Adi Peri Usulkan Pertalite Rp11.500-Rp12.000 per Liter untuk Pertashop Desa
Berita

I Nyoman Adi Peri Usulkan Pertalite Rp11.500-Rp12.000 per Liter untuk Pertashop Desa

05/09/2026
Berkebun Kreatif dengan Vertikultur, Lapas Kalianda Sulap Lahan Terbatas Jadi Produktif
Berita

Berkebun Kreatif dengan Vertikultur, Lapas Kalianda Sulap Lahan Terbatas Jadi Produktif

05/09/2026
Tekun Berkebun, WBP Lapas Kalianda Berhasil Panen Pete dan Pare
Berita

Tekun Berkebun, WBP Lapas Kalianda Berhasil Panen Pete dan Pare

05/09/2026
Lapas Kalianda dan Damkar Lampung Selatan Perkuat Mitigasi Kebakaran
Berita

Lapas Kalianda dan Damkar Lampung Selatan Perkuat Mitigasi Kebakaran

05/09/2026
Next Post
Ibu Kota Provinsi, Tapi Sekolah Liar Bermunculan? Wali Murid Harus Bertindak Cerdas

Ibu Kota Provinsi, Tapi Sekolah Liar Bermunculan? Wali Murid Harus Bertindak Cerdas

Ayo Rehabilitasi Bagi Pecandu, BNNK Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Edukasi Bahaya Narkotika

Ayo Rehabilitasi Bagi Pecandu, BNNK Lampung Selatan Tekankan Pentingnya Edukasi Bahaya Narkotika

BPN Pringsewu Gencar Sosialisasi PTSL di Pekon Tambah Rejo Barat, Warga Antusias Ikuti Penyuluhan

BPN Pringsewu Gencar Sosialisasi PTSL di Pekon Tambah Rejo Barat, Warga Antusias Ikuti Penyuluhan

Lampung Catat Inflasi Terendah Nasional, Pemerintah Dorong Stabilitas Harga dan Investasi

Lampung Catat Inflasi Terendah Nasional, Pemerintah Dorong Stabilitas Harga dan Investasi

Patrick Kluivert Jadi Kambing Hitam, PSSI dan Pundit Sepak Bola di Balik Layar Kontroversi Timnas Indonesia

Patrick Kluivert Jadi Kambing Hitam, PSSI dan Pundit Sepak Bola di Balik Layar Kontroversi Timnas Indonesia

Berita Terkini

  • Mendes PDT Yandri Susanto Hadiri Panen Perdana Anggur BUMDes Merak Berseri
  • 40 Kg Sabu dari Aceh Menuju Jakarta Digagalkan di Bakauheni, Disembunyikan dalam HR-V
  • I Nyoman Adi Peri Usulkan Pertalite Rp11.500-Rp12.000 per Liter untuk Pertashop Desa
  • Berkebun Kreatif dengan Vertikultur, Lapas Kalianda Sulap Lahan Terbatas Jadi Produktif
  • Tekun Berkebun, WBP Lapas Kalianda Berhasil Panen Pete dan Pare

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In