SAMUDERA NEWS– Ketua Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK), I Dewa Gede Palguna, memastikan bahwa pihaknya akan memantau dengan seksama jalannya sidang gugatan Pilkada 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK). Meskipun tidak ada pemetaan khusus dalam pengawasan ini, Palguna menegaskan bahwa MKMK akan tetap mengawasi proses Perselisihan Hasil Pemilihan Kepala Daerah (PHP-Kada) secara aktif.
“Pemantauan kami tidak harus hadir langsung di Gedung MK. Kami dapat memantau sidang melalui livestreaming atau saluran online lainnya,” jelas Palguna, menambahkan bahwa mekanisme pemantauan untuk sengketa Pilkada 2024 akan mengikuti prosedur yang sama dengan sidang-sidang lainnya.
Palguna menegaskan bahwa MKMK tidak akan bersikap pasif dengan hanya menunggu laporan dari masyarakat terkait dugaan pelanggaran kode etik atau pedoman perilaku hakim konstitusi. Sebaliknya, pihaknya akan proaktif dalam memantau dan memastikan proses persidangan berjalan dengan baik.
“Tidak semata-mata menunggu laporan. Kami akan terus bersikap proaktif seperti yang biasa kami lakukan,” katanya.
Selain itu, Palguna mengungkapkan bahwa sidang PHP-Kada 2024 diprediksi akan mendapat perhatian lebih besar dari publik dibandingkan dengan persidangan pengujian undang-undang, yang biasanya dilakukan oleh MK. Hal ini disebabkan oleh adanya dua pihak yang terlibat langsung dalam perselisihan hasil, yaitu pemohon dan termohon.
“Berbeda dengan pengujian undang-undang, yang hanya berfokus pada norma dan tidak melibatkan kepentingan individu. Sedangkan dalam PHP-Kada, ada pihak yang ‘bertempur’ untuk hasil yang konkret,” ungkapnya.
Dengan demikian, MKMK berkomitmen untuk memastikan bahwa sidang PHP-Kada berjalan dengan transparansi, keadilan, dan sesuai dengan kode etik yang berlaku.***












