SAMUDERA NEWS- Dalam semangat memperkuat sinergi antara pengembang dan perbankan untuk mendukung program perumahan rakyat, DPD Himperra Lampung bersama Bank Tabungan Negara (BTN) Cabang Bandar Lampung menggelar forum interaktif bertajuk “Ngopi Bareng BTN & Himperra” di Maco Café, Rabu pagi (11/6).
Kegiatan ini mempertemukan para pelaku sektor properti dan keuangan dalam diskusi strategis yang mengangkat isu-isu krusial seputar pembiayaan KPR bersubsidi, kualitas bangunan, serta percepatan proses akad kredit.
Membangun Rumah, Merawat Harapan
Dipimpin langsung oleh Ketua DPD Himperra Lampung, Ir. Tri Joko Margono, serta Kepala Cabang BTN Bandar Lampung, Siti Zainut Tifliyah, kegiatan ini menjadi ruang penyamaan persepsi antara developer dan pihak perbankan demi mendorong efektivitas pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Kita tidak hanya membangun rumah, tetapi membangun harapan. Maka kualitas dan sinergi adalah kunci utama,” tegas Ir. Tri Joko.
Siti Zainut Tifliyah turut menegaskan komitmen BTN dalam mendukung pembangunan perumahan, namun tetap menekankan pentingnya kepatuhan terhadap standar teknis dan prinsip kehati-hatian bank.
Topik Utama yang Dibahas:
1. Standar Kualitas Bangunan
BTN menegaskan bahwa hanya rumah yang memenuhi standar teknis dan legalitas yang jelas yang akan mendapatkan pembiayaan. Rumah subsidi wajib memiliki struktur yang aman, nyaman, serta layak huni.
2. Percepatan Proses Akad KPR
Untuk menyukseskan program 3 juta rumah, BTN mendorong pengembang untuk terus membangun koordinasi aktif agar proses akad dapat dipercepat dan hambatan teknis segera diatasi.
Kolaborasi untuk Hunian yang Terjangkau dan Berkelanjutan
Melalui forum ini, DPD Himperra Lampung dan BTN menunjukkan komitmen bersama dalam menyediakan hunian yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga berkualitas dan berkelanjutan. Kolaborasi terbuka antara pengembang dan perbankan diyakini sebagai fondasi penting dalam menjawab tantangan pemenuhan kebutuhan rumah rakyat.
“Sinergi ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk masa depan Indonesia yang lebih baik,” tutup Tri Joko Margono.***












