SAMUDERA NEWS Pesawaran Inside – Menjadi pendamping desa di tahun 2025 bisa jadi pilihan karir menarik dengan gaji menggiurkan dan bantuan operasional yang cukup besar. Tak hanya menerima honorarium, para pendamping desa juga akan mendapatkan bantuan operasional yang dapat mencapai jutaan rupiah setiap bulan.
Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) tengah mempersiapkan rekrutmen Pendamping Desa 2025, meskipun jadwal pastinya belum diumumkan. Program ini memberikan kesempatan bagi masyarakat yang ingin berkontribusi langsung dalam pembangunan desa, dengan gaji pokok hingga Rp7 juta per bulan, yang mencakup honorarium dan bantuan operasional.
Sebagai garda terdepan dalam memastikan kebijakan dan program pemerintah terlaksana dengan baik, pendamping desa memiliki peran strategis dalam mendukung pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia. Pendamping Desa terbagi dalam dua kategori, yaitu Pendamping Desa Tingkat Terampil dan Pendamping Lokal Desa (PLD). Setiap pendamping akan bertugas di satu hingga empat desa sesuai wilayah tugas yang ditentukan.
Berikut adalah rincian gaji dan bantuan operasional untuk masing-masing kategori:
1. Pendamping Desa Tingkat Terampil
Honorarium: Rp2.052.000 – Rp4.861.000
Bantuan operasional: Rp1.252.800 – Rp2.281.480
2. Pendamping Lokal Desa (PLD)
Honorarium: Rp1.382.000 – Rp2.393.000
Bantuan operasional: Rp377.000 – Rp979.000
Skema gaji ini sudah diatur dalam Peraturan Menteri Desa Nomor 148 Tahun 2022. Program ini bertujuan untuk memperkuat efektivitas program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di desa-desa, serta membuka peluang bagi mereka yang memiliki komitmen dalam memajukan desa.***












