• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, May 28, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Pendidikan Bandar Lampung Krisis Empati: Kasus Bullying di SMP Negeri Jadi Cermin Buram Dunia Pendidikan

MeldabyMelda
23/10/2025
in Berita
Pendidikan Bandar Lampung Krisis Empati: Kasus Bullying di SMP Negeri Jadi Cermin Buram Dunia Pendidikan
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS– Dunia pendidikan di Kota Bandar Lampung tengah disorot tajam. Sebuah kasus bullying yang terjadi di salah satu SMP Negeri bukan hanya menyoroti lemahnya sistem perlindungan siswa, tetapi juga memperlihatkan krisis empati di lingkungan pendidikan dan pemerintah daerah. Situasi kian memanas ketika Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana dan pengacara tim Hotman Paris, Putri Maya Rumanti, terlibat perang pernyataan di media sosial Instagram, Rabu (22/10/2025).

Awal mula kontroversi ini muncul dari unggahan Putri Maya Rumanti di akun Instagram pribadinya. Ia menuding pemerintah daerah, mulai dari Pemkot Bandar Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung hingga DPRD, hanya peduli pada rakyat ketika ingin membangun citra politik. Dalam unggahannya yang viral itu, Putri menyinggung kasus seorang siswi korban bullying yang terpaksa berhenti sekolah akibat tekanan sosial di SMP Negeri tempatnya belajar.

“Mau kota, gubernur, dinas, dan DPRD, buka mata dan hati kalian. Coba turun ke lapangan. Banyak orang yang butuh bantuan, bukan cuma saat mau pencitraan,” tulis Putri dalam unggahannya, yang kemudian diserbu ribuan komentar dari netizen yang ikut menyoroti lemahnya penanganan kasus bullying di sekolah-sekolah negeri.

BeritaLainnya

IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral

RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang

Tak lama setelah unggahan itu menjadi perbincangan publik, Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana merespons langsung melalui kolom komentar akun tersebut. Dalam komentarnya, Eva mencoba menenangkan situasi dengan menyebut bahwa kasus ini sebaiknya dijadikan pembelajaran bagi semua pihak. Namun, pernyataannya justru menimbulkan tafsir baru di kalangan masyarakat.

“Alasan anak ini tidak bersekolah di SMP Negeri karena ada hal yang tak elok disampaikan secara terbuka. Biarlah menjadi pembelajaran bagi kita semua bahwa penting untuk saling menghormati dan tidak menyakiti orang lain,” tulis Eva melalui akun lapor_bundaeva.

ADVERTISEMENT

Masalah tak berhenti di situ. Dalam komentarnya, Eva juga menyebut bahwa siswi korban bullying tersebut bukan warga Kota Bandar Lampung, melainkan berasal dari Kabupaten Pesawaran, tepatnya di Kecamatan Gedong Tataan. “Izin menginformasikan ya kakak, adik ini adalah warga Desa… Kecamatan Gedong Tataan,” tambahnya.

Pernyataan tersebut menimbulkan pertanyaan baru: apakah Wali Kota sedang mencoba menjelaskan status administratif korban, atau justru mengalihkan tanggung jawab kepada pemerintah daerah lain? Hingga kini, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Pemkot Bandar Lampung mengenai maksud dari pernyataan tersebut.

Di sisi lain, pihak sekolah akhirnya membenarkan bahwa korban memang pernah menjadi peserta didik di SMP Negeri tersebut. Namun, tidak ada langkah konkret yang diambil untuk menyelidiki dugaan kasus bullying yang membuat korban trauma dan memilih berhenti bersekolah. Keputusan sekolah yang dianggap pasif ini menuai kritik keras dari publik dan praktisi pendidikan.

Aktivis pendidikan Lampung, M. Arief Mulyadin, menilai bahwa kasus ini menggambarkan lemahnya sistem perlindungan anak di sekolah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah, sekolah, dan guru seharusnya menjadi garda terdepan dalam mencegah kekerasan dan diskriminasi di lingkungan pendidikan.

“Ucapan ‘pembelajaran bagi semua pihak’ tidak akan bermakna apa-apa jika sekolah dan pemerintah tidak segera bertindak. Korban bullying harus dilindungi, bukan justru dibiarkan berhenti sekolah. Pemerintah harus memastikan hak pendidikan anak tidak terputus hanya karena lingkungan yang tidak aman,” tegas Arief.

Kasus ini semakin menunjukkan bahwa permasalahan bullying di dunia pendidikan bukan hanya soal perilaku siswa, tetapi juga tentang sistem yang belum berfungsi dengan baik. Banyak sekolah belum memiliki mekanisme penanganan yang tegas dan cepat terhadap kasus kekerasan antar siswa. Akibatnya, banyak korban memilih diam atau bahkan berhenti sekolah karena kehilangan rasa aman.

Kini, masyarakat menunggu langkah nyata dari Pemkot Bandar Lampung dan Dinas Pendidikan untuk memastikan kasus serupa tidak terulang. Publik juga berharap agar Wali Kota Eva Dwiana dan jajarannya turun langsung memberikan solusi, bukan sekadar pernyataan di media sosial.

Bullying di sekolah adalah luka sosial yang tidak bisa disembuhkan hanya dengan kata “pembelajaran”. Ia memerlukan keberanian, empati, dan ketegasan untuk menghentikan rantai kekerasan yang merusak masa depan anak-anak Indonesia.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: BandarLampungBullyingEvaDwianaHotmanParisKasusBullyingKrisisPendidikanPutriMayaRumanti
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Kasus Bullying di Bandar Lampung Heboh: Anak Terpaksa Putus Sekolah, Hotman Paris Turun Tangan!

Next Post

Momen Spesial Hari Santri! BPN Pringsewu Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf Milik PCNU — Simbol Sinergi Pemerintah dan Ulama Jaga Nilai Keagamaan

Related Posts

IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral
Berita

IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral

27/05/2026
RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang
Berita

RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang

27/05/2026
Qurban PPTQ MSI Lampung 1447 H Perkuat Semangat Sakai Sambayan dan Gotong Royong
Berita

Qurban PPTQ MSI Lampung 1447 H Perkuat Semangat Sakai Sambayan dan Gotong Royong

27/05/2026
Buronan Curanmor Bersenpi di Lampung Ditembak Polisi, Belasan TKP Berhasil Diungkap
Berita

Buronan Curanmor Bersenpi di Lampung Ditembak Polisi, Belasan TKP Berhasil Diungkap

27/05/2026
Bupati Pringsewu Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di MPP
Berita

Bupati Pringsewu Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di MPP

27/05/2026
Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 946 Warga Banyumas dan Margosari
Berita

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 946 Warga Banyumas dan Margosari

27/05/2026
Next Post
Momen Spesial Hari Santri! BPN Pringsewu Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf Milik PCNU — Simbol Sinergi Pemerintah dan Ulama Jaga Nilai Keagamaan

Momen Spesial Hari Santri! BPN Pringsewu Serahkan Sertifikat Tanah Wakaf Milik PCNU — Simbol Sinergi Pemerintah dan Ulama Jaga Nilai Keagamaan

Pakar Hukum Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Keputusan Korporasi: “Hasil RUPS Tak Bisa Dipidanakan, Kasus BUMD Lampung Jadi Sorotan Nasional”

Pakar Hukum Ingatkan Bahaya Kriminalisasi Keputusan Korporasi: “Hasil RUPS Tak Bisa Dipidanakan, Kasus BUMD Lampung Jadi Sorotan Nasional”

Seminar Kependidikan di Unila: Gubernur Mirza Djausal Dorong Siswa Lampung Siap Bersaing Masuk PTN dan Sekolah Kedinasan

Seminar Kependidikan di Unila: Gubernur Mirza Djausal Dorong Siswa Lampung Siap Bersaing Masuk PTN dan Sekolah Kedinasan

Muswil Dekopin Lampung Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat dan Desa Mandiri

Muswil Dekopin Lampung Dorong Koperasi Jadi Motor Penggerak Ekonomi Rakyat dan Desa Mandiri

Meriah dan Penuh Makna, Pemprov Lampung Gelar Pekan Kebudayaan Daerah IV 2025, Wulan Sari Mirza: Momentum Menghidupkan Kembali Semangat Cinta Budaya

Meriah dan Penuh Makna, Pemprov Lampung Gelar Pekan Kebudayaan Daerah IV 2025, Wulan Sari Mirza: Momentum Menghidupkan Kembali Semangat Cinta Budaya

Berita Terkini

  • IKAPI Ajak Penegak Hukum Jadikan Puasa Arafah Momentum Perkuat Integritas Moral
  • RSUD Bob Bazar Umumkan Penemuan Jenazah Pria Tanpa Identitas di Pantai Ketang
  • Qurban PPTQ MSI Lampung 1447 H Perkuat Semangat Sakai Sambayan dan Gotong Royong
  • Buronan Curanmor Bersenpi di Lampung Ditembak Polisi, Belasan TKP Berhasil Diungkap
  • Bupati Pringsewu Canangkan Zona Integritas Menuju WBK dan WBBM di MPP

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In