• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, May 12, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Penyair Muhammad Alfariezie Tabrak Pakem Kesopanan Sastra Konvensional Lewat Puisi Guru Jongkok di atas Regulasi

MeldabyMelda
25/09/2025
in Berita
Penyair Muhammad Alfariezie Tabrak Pakem Kesopanan Sastra Konvensional Lewat Puisi Guru Jongkok di atas Regulasi
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Puisi berjudul Guru Jongkok di atas Regulasi karya penyair muda asal Bandar Lampung: Muhammad Alfariezie, hadir dengan bahasa yang lugas, satir, sekaligus brutal.Ia menabrak pakem kesopanan sastra konvensional dan memilih jalur yang lebih liar: mengobrak-abrik simbol guru, regulasi, dan kehormatan moral dengan metafora tubuh yang keras.

Guru Jongkok di atas Regulasi

Lebih baik Anda berhenti menjadi
guru daripada mengajar sambil
jongkok di atas regulasi

BeritaLainnya

Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak

28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan

Apa toh enggak lelah-kebas
kesemutan berbulan-bulan sudah
kencing di lembar-lembar
miliaran rupiah

Anda seperti tersantet! Tidak lagi
mulia mendidik dan sekarang
malah lepas berani! Mungkin
lebih dari berzinah

ADVERTISEMENT

Di depan murid dan enggak peduli
ragam media menulis judul skandal

Anda pamer kemaluan di lingkungan
remaja

Bandar Lampung, 2025

Tema dan Gagasan Utama

Tema utama puisi ini adalah kritik terhadap kemerosotan moral seorang guru yang dianggap “jongkok di atas regulasi”.

Ungkapan itu menegaskan gambaran seorang pendidik yang tidak lagi berdiri tegak di atas aturan, melainkan mempermainkan aturan demi kepentingan pribadi. Kritiknya tidak berhenti pada aspek administratif, tetapi merembes pada kehormatan profesi guru yang seharusnya menjadi teladan moral.

Diksi dan Gaya Bahasa

Puisi ini menonjolkan diksi vulgar dan metafora tubuh: jongkok, kencing, pamer kemaluan.

Pemilihan kata yang ekstrem tidak dimaksudkan sekadar menjijikkan, melainkan untuk mengguncang kesadaran pembaca.

Sang penyair menolak diksi halus—seperti lazimnya puisi pendidikan—dan memilih “kata-kata keras” sebagai senjata kritik.

Selain vulgaritas, penyair juga menggunakan perbandingan mistis dan religius: tersantet, lebih dari berzinah.

Di sini, tubuh dan dosa dilebur menjadi satu untuk mempertegas betapa rendahnya posisi moral si tokoh guru dalam imajinasi satir penyair.

Struktur dan Formula

Struktur puisi ini mengikuti formula satir:
Judul provokatif → menyingkap konflik.
Ultimatum keras → seruan berhenti menjadi guru.
Metafora tubuh → degradasi moral.
Eskalasi dosa → kriminalitas sosial.
Klimaks vulgar → skandal telanjang.

Formula ini membuat puisi terasa seperti orasi sastrawi yang semakin menekan hingga mencapai ledakan satir di akhir.

Nilai Kritik Sosial

Puisi ini jelas bukan sekadar luapan emosi personal. Ia menyentil realitas sosial pendidikan di mana regulasi sering dijadikan alat manipulasi.

Guru yang semestinya berdiri sebagai penjaga moral justru dipotret melakukan pelanggaran yang lebih rendah dari sekadar kesalahan administratif: ia dituding merusak generasi di depan murid-muridnya sendiri.

Di sini terlihat fungsi puisi sebagai alat kritik sosial yang tidak segan-segan menguliti simbol yang biasanya sakral, yakni guru.

Estetika Satir

Apakah puisi ini indah? Dalam pengertian konvensional—tidak. Tetapi keindahannya justru terletak pada keberanian estetik: melanggar tabu, menyajikan ironi dengan vulgaritas, dan memaksa pembaca menelan rasa muak demi merenungkan kritiknya.

Estetika semacam ini sejalan dengan tradisi satir-sarkastik dalam sastra, yang memang bertujuan mengguncang, bukan menenangkan.

Guru Jongkok di atas Regulasi adalah puisi satir yang memanfaatkan metafora tubuh dan vulgaritas sebagai senjata kritik. Ia menelanjangi figur guru yang menyalahgunakan regulasi, hingga kehilangan martabat sebagai pendidik. Kritiknya tajam, meski mungkin menimbulkan rasa tidak nyaman.

Justru di situlah letak daya dobrak puisinya: ia menghadirkan sastra bukan untuk memanjakan, melainkan untuk menohok kesadaran moral publik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Guru Jongkok di atas RegulasiKritik MoralMuhammad AlfarieziePendidikan Bandar LampungPuisi KontroversialRegulasi PendidikanSastra Satir
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Skandal Kembaran Wali Kota: Pengacara Vina Cirebon Ledakkan Kritik ke Polda Lampung Soal Pemalsuan Identitas

Next Post

Peringati Hari Agraria Dan Tata Ruang, Kantah Pringsewu Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

Related Posts

Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak
Berita

Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak

11/05/2026
28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan
Berita

28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan

11/05/2026
Lampung Selatan Tampilkan Praktik Baik Pembangunan Desa ke Delegasi Timor Leste
Berita

Lampung Selatan Tampilkan Praktik Baik Pembangunan Desa ke Delegasi Timor Leste

11/05/2026
Pangdam Bantah Pelaku Love Scamming Adalah Prajurit TNI Aktif
Berita

Pangdam Bantah Pelaku Love Scamming Adalah Prajurit TNI Aktif

11/05/2026
Tokoh Agama dan Masyarakat Dukung Penguatan Kamtibmas di Lampung Selatan
Berita

Tokoh Agama dan Masyarakat Dukung Penguatan Kamtibmas di Lampung Selatan

11/05/2026
Sinergi Budaya dan Kamtibmas, Bupati Pringsewu Diganjar Penghargaan Kapolda
Berita

Sinergi Budaya dan Kamtibmas, Bupati Pringsewu Diganjar Penghargaan Kapolda

11/05/2026
Next Post
Peringati Hari Agraria Dan Tata Ruang, Kantah Pringsewu Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

Peringati Hari Agraria Dan Tata Ruang, Kantah Pringsewu Tegaskan Komitmen Layani Masyarakat

MUF Auto Fest 2025 Tiba di Lampung, Hadirkan Solusi Pembiayaan Otomotif Terjangkau dan Inklusif

MUF Auto Fest 2025 Tiba di Lampung, Hadirkan Solusi Pembiayaan Otomotif Terjangkau dan Inklusif

PA GMNI dan Gemabudhi Satukan Pemuda Lampung, Bangkitkan Nasionalisme ala Bung Karno

PA GMNI dan Gemabudhi Satukan Pemuda Lampung, Bangkitkan Nasionalisme ala Bung Karno

Sengketa HGU PT SGC Memanas, FML Siapkan Diskusi Publik Besar-besaran di Jakarta

Sengketa HGU PT SGC Memanas, FML Siapkan Diskusi Publik Besar-besaran di Jakarta

Ferdi Gunsan Bongkar Kejanggalan Kasus PT LEB: “Role Model atau Hanya Cari-Cari Kesalahan?”

Ferdi Gunsan Bongkar Kejanggalan Kasus PT LEB: “Role Model atau Hanya Cari-Cari Kesalahan?”

Berita Terkini

  • Polemik Lahan KDMP Kandang Besi, Masyarakat Negara Batin Desak Pemerintah Bertindak
  • 28 Tim Meriahkan Kapolres Cup 2026 di Lampung Selatan
  • Lampung Selatan Tampilkan Praktik Baik Pembangunan Desa ke Delegasi Timor Leste
  • Pangdam Bantah Pelaku Love Scamming Adalah Prajurit TNI Aktif
  • Tokoh Agama dan Masyarakat Dukung Penguatan Kamtibmas di Lampung Selatan

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In