SAMUDERA NEWS— Suasana religius dan penuh kekeluargaan menyelimuti Kampung Sendangbaru, Kecamatan Sendangagung, saat ratusan warga mengikuti rangkaian kegiatan doa bersama dan istighosah, Kamis (17/7/2025). Acara ini digelar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1447 H sekaligus ritual adat bersih desa.
Kegiatan yang dipusatkan di balai kampung tersebut turut dihadiri oleh Camat Sendangagung Muhammad Bhakti Husodo, unsur Muspika, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat. Istighosah dimulai sejak pukul 13.30 hingga 16.30 WIB, dipimpin oleh Kiyai Muslim, sementara doa bersama dipandu oleh KH. Yasin Yusuf.
Dalam sambutannya, Camat Muhammad Bhakti Husodo menekankan bahwa bersih desa bukan sekadar tradisi tahunan, namun bentuk nyata rasa syukur kepada Allah SWT atas limpahan rezeki, keselamatan, dan kemaslahatan bagi kampung dan warganya.
“Peringatan 1 Muharam ini menjadi momen penting untuk introspeksi dan memperbaiki diri, dari yang kurang baik menjadi lebih baik,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Sendangbaru M. Basyaruddin menyampaikan terima kasih atas antusias dan dukungan masyarakat sehingga acara bisa berlangsung khidmat dan lancar. Ia juga menyampaikan permohonan maaf karena tahun ini tidak menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk seperti tahun-tahun sebelumnya.
“Tahun ini kita fokus pada kegiatan religius seperti ziarah kubur, doa bersama, istighosah, dan shalat akbar. Ini juga tradisi baik yang bisa kita lanjutkan ke depan,” ucapnya.
Kegiatan ditutup dengan kenduri dan makan nasi tumpeng bersama, sebagai simbol kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Kampung Sendangbaru. Kebersahajaan dan kekompakan warga dalam merawat tradisi dan nilai keagamaan menjadi potret keharmonisan desa yang patut diapresiasi.***












