• Redaksi
  • Tentang Kami
Thursday, September 3, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Polemik Sekolah Siger Menguat, DPRD Dalami Dana Hibah dan Legalitas

MeldabyMelda
24/01/2026
in Berita
Polemik Sekolah Siger Menguat, DPRD Dalami Dana Hibah dan Legalitas
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Polemik operasional Sekolah Siger kini memasuki fase krusial. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandar Lampung membuka secara terbuka sejumlah persoalan fundamental terkait penggunaan dana hibah, status izin operasional, serta pemanfaatan aset negara yang digunakan sekolah tersebut. DPRD menegaskan, isu ini bukan sekadar perdebatan opini, melainkan menyangkut kepastian hukum, akuntabilitas anggaran publik, dan perlindungan hak siswa.

Sorotan tersebut disampaikan menyusul derasnya perhatian publik terhadap keberlangsungan Sekolah Siger yang dinilai berada di persimpangan regulasi pendidikan nasional.

DPRD Jalankan Fungsi Pengawasan, Bukan Menghakimi

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, menyatakan lembaganya tidak dalam posisi mencari kesalahan pihak tertentu. DPRD, kata dia, menjalankan mandat konstitusional untuk memastikan pengelolaan keuangan negara, kebijakan pendidikan, dan penggunaan aset publik berjalan sesuai hukum.

BeritaLainnya

H-2 Diklat Laskar Gerindra, Persiapan di Pringsewu Makin Gaspol

152 Pejabat Baru Lampung Selatan Resmi Dilantik, Jabatan Diminta Buktikan Manfaat ke Warga

“Kami tidak menghakimi. Kami mengawasi. Itu tugas DPRD. Uang rakyat, regulasi pendidikan, dan masa depan siswa harus berada dalam koridor hukum,” ujar Asroni kepada wartawan.

Menurutnya, polemik Sekolah Siger harus dilihat secara objektif dan berbasis dokumen resmi, bukan semata klaim atau pernyataan lisan.

ADVERTISEMENT

Selisih Dana Hibah Jadi Alarm Awal

Salah satu titik krusial yang disoroti DPRD adalah perbedaan informasi mengenai besaran dana hibah yang diterima Sekolah Siger. Di ruang publik, mencuat dua angka berbeda, yakni Rp350 juta dan Rp700 juta.

Asroni menegaskan, perbedaan angka tersebut tidak bisa diselesaikan dengan klarifikasi verbal. DPRD hanya akan merujuk pada dokumen resmi negara, seperti APBD, Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD), hingga laporan realisasi anggaran.

“Kalau Rp350 juta, dokumennya mana. Kalau Rp700 juta, dasar hukumnya apa. DPRD bekerja berdasarkan dokumen, bukan klaim sepihak,” tegasnya.

Bagi DPRD, kejelasan dana hibah bukan hanya soal nominal, tetapi menyangkut prinsip akuntabilitas dan transparansi penggunaan uang rakyat.

Izin Operasional Masih Proses, Aktivitas Sekolah Sudah Berjalan

Persoalan berikutnya adalah status izin operasional sekolah. DPRD mencatat, hingga kini izin Sekolah Siger masih disebut dalam tahap proses, sementara kegiatan belajar-mengajar telah berlangsung lebih dari satu semester.

Asroni mengingatkan, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko serius, terutama bagi siswa.

“Yang paling harus dilindungi itu siswa. Jangan sampai di kemudian hari muncul masalah keabsahan ijazah atau hak-hak pendidikan mereka,” ujarnya.

DPRD menilai, praktik pendidikan tanpa kepastian izin berpotensi menimbulkan persoalan hukum jangka panjang, baik bagi penyelenggara, pemerintah daerah, maupun peserta didik.

Pinjam Pakai Gedung Negara, Legal Belum Tentu Layak

Penggunaan gedung sekolah negeri melalui skema pinjam pakai juga menjadi perhatian DPRD. Meski diakui terdapat perjanjian administratif, DPRD menilai aspek kepatutan dan keadilan tetap harus diuji.

Asroni menyebut, DPRD akan mendalami beberapa aspek penting, antara lain apakah penggunaan gedung tersebut mengganggu fungsi utama sekolah negeri, apakah didahului kajian kebutuhan yang objektif, serta apakah berpotensi menciptakan preseden buruk dalam pengelolaan aset negara.

“Aset pendidikan milik negara itu milik publik. Penggunaannya tidak boleh serampangan, meskipun ada alasan sosial,” kata Asroni.

Misi Sosial Tidak Menghapus Kewajiban Taat Regulasi

DPRD mengapresiasi misi sosial Yayasan Siger yang menyasar Anak Tidak Sekolah (ATS). Namun, Asroni menegaskan bahwa niat baik tidak boleh menjadi alasan untuk mengabaikan aturan.

Menurutnya, regulasi justru hadir untuk melindungi semua pihak, termasuk siswa dan tenaga pendidik.

“Kalau aturan diabaikan, justru anak-anak yang paling dirugikan. Negara tidak boleh membiarkan praktik pendidikan berjalan di wilayah abu-abu,” ujarnya.

Isu Dugaan Main Mata, DPRD Tegaskan Sikap

Menanggapi isu dugaan adanya ‘main mata’ antara pihak sekolah dan pemerintah daerah, Asroni menegaskan DPRD tidak menuding secara personal. Pernyataan tersebut merupakan bagian dari fungsi kontrol terhadap kebijakan publik.

Menurut DPRD, ketika dana hibah diberikan kepada lembaga pendidikan yang belum sepenuhnya memenuhi syarat legal, maka pertanyaan terkait proses verifikasi, dasar pertimbangan, dan mekanisme pengawasan menjadi hal yang wajar.

“Kami mendukung akses pendidikan seluas-luasnya, tapi menolak praktik pendidikan tanpa kepastian hukum,” tegasnya.

DPRD mendorong seluruh proses perizinan diselesaikan secara cepat, transparan, dan terukur agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan.

“Kebijakan setengah jalan hanya akan menimbulkan masalah baru. Yang dirugikan akhirnya siswa,” pungkas Asroni.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: aset negara pendidikanDana Hibah PendidikanDPRD Bandar Lampungizin sekolah swastasekolah siger
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Polemik SMA Siger, Disdik Lampung Dalami Penggunaan Gedung Pemerintah

Next Post

Regulasi Kecerdasan Buatan di Tengah Tantangan Hukum

Related Posts

H-2 Diklat Laskar Gerindra, Persiapan di Pringsewu Makin Gaspol
Berita

H-2 Diklat Laskar Gerindra, Persiapan di Pringsewu Makin Gaspol

02/09/2026
152 Pejabat Baru Lampung Selatan Resmi Dilantik, Jabatan Diminta Buktikan Manfaat ke Warga
Berita

152 Pejabat Baru Lampung Selatan Resmi Dilantik, Jabatan Diminta Buktikan Manfaat ke Warga

02/09/2026
Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya
Berita

Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya

02/09/2026
Berita

Bukan Sekadar Bagi Tanah, Wamen Ossy Ungkap Tantangan Besar Reforma Agraria

02/09/2026
Ada Pesan di Grup Wali Murid, Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Kembali Disorot
Berita

Ada Pesan di Grup Wali Murid, Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Kembali Disorot

02/09/2026
Anak Berhadapan dengan Hukum: Memahami Perlindungan dan Prosesnya
Berita

Anak Berhadapan dengan Hukum: Memahami Perlindungan dan Prosesnya

02/09/2026
Next Post
Regulasi Kecerdasan Buatan di Tengah Tantangan Hukum

Regulasi Kecerdasan Buatan di Tengah Tantangan Hukum

Penangguhan Penahanan dan Polemiknya

Penangguhan Penahanan dan Polemiknya

Khaidarmansyah vs Murid dan Guru SMA Siger, Transaksi Jual Beli Modul Bantah Klarifikasi Hibah Rp350 Juta

Khaidarmansyah vs Murid dan Guru SMA Siger, Transaksi Jual Beli Modul Bantah Klarifikasi Hibah Rp350 Juta

Pencabutan HGU Picu Alarm Skandal Tanah Negara di Lampung

Pencabutan HGU Picu Alarm Skandal Tanah Negara di Lampung

SMA Siger Disorot, Pangdam: Di Mana Peran Kamtibmas?

SMA Siger Disorot, Pangdam: Di Mana Peran Kamtibmas?

Berita Terkini

  • H-2 Diklat Laskar Gerindra, Persiapan di Pringsewu Makin Gaspol
  • 152 Pejabat Baru Lampung Selatan Resmi Dilantik, Jabatan Diminta Buktikan Manfaat ke Warga
  • Terungkap! APBD Perubahan Tanggamus 2026 Capai Rp1,74 Triliun, Ini Rincian Angkanya
  • Bukan Sekadar Bagi Tanah, Wamen Ossy Ungkap Tantangan Besar Reforma Agraria
  • Ada Pesan di Grup Wali Murid, Penjualan Buku SMPN 2 Kalianda Kembali Disorot

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In