SAMUDERA NEWS— Dinamika Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Pesawaran kian memanas. Kali ini, pasangan calon Hj. Nanda Indira Bastian, S.E., M.M., dan Antonius Muhammad Ali, S.H., mengantongi dukungan strategis dari empat partai politik non-parlemen yang menyatakan komitmen penuh untuk mengusung kemenangan pasangan ini.
Deklarasi dukungan digelar pada Rabu, 23 April 2025 di Saung Djunjungan, Desa Negeri Sakti, Gedong Tataan. Empat parpol tersebut adalah Partai Ummat, Partai Gelora Indonesia, Partai Buruh, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Meski tidak memiliki kursi di parlemen, kekuatan akar rumput dari keempat partai ini menjadi amunisi politik tersendiri.
“Ini adalah bentuk kepercayaan besar dan kebersamaan lintas partai dalam memperjuangkan cita-cita perubahan Pesawaran yang lebih inklusif dan sejahtera,” ujar Nanda dalam pidatonya.
Ia menekankan bahwa dukungan ini bukan hanya sebatas simbol politik, melainkan gerakan moral dan sosial yang mengedepankan harapan masyarakat. Visi Pesawaran CAKEP yang diusung—Cerdas, Aman, Kreatif, Efektif, dan Produktif—disebut Nanda sebagai arah perjuangan bersama.
“Dengan kekuatan baru ini, kami ingin memastikan bahwa pembangunan di Pesawaran tidak hanya berwujud beton dan gedung, tapi juga menyentuh kualitas pendidikan, kesehatan, lapangan kerja, dan pemberdayaan masyarakat,” tegasnya.
Nanda juga menegaskan bahwa tim pemenangan akan memperluas gerakan ke seluruh penjuru desa, menguatkan jaringan relawan, dan menyatukan langkah untuk meraih suara mayoritas dalam PSU mendatang.
“Ini bukan semata-mata pertarungan politik, tapi perjalanan kolektif menuju perubahan. Kami siap menghadirkan pemerintahan yang lebih responsif, transparan, dan merakyat,” imbuhnya.
Deklarasi ini memperlihatkan bahwa partai non-parlemen kini tak lagi hanya jadi penonton dalam kontestasi politik lokal. Mereka hadir sebagai katalisator perubahan yang memperkuat gerakan politik alternatif, memberi ruang pada gagasan segar dan keberpihakan nyata terhadap rakyat.***












