SAMUDERA NEWS– Arus mudik Lebaran 2025 semakin mendekati puncaknya. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat sebanyak 157.372 orang dan 36.061 kendaraan telah menyeberang dari Jawa ke Sumatera sejak H-10 hingga H-8 Lebaran. Dibandingkan tahun lalu, angka ini meningkat 65% untuk penumpang dan 49% untuk kendaraan.
Corporate Secretary ASDP Shelvy Arifin mengingatkan pemudik untuk merencanakan perjalanan dengan cermat guna menghindari antrean panjang di Pelabuhan Merak. Check-in tepat waktu sesuai tiket online menjadi kunci kelancaran perjalanan.
“Mohon pastikan waktu kedatangan sesuai jadwal tiket agar antrean tidak menumpuk. Misalnya, jika tiket menunjukkan keberangkatan pukul 18.00 WIB, pemudik sebaiknya tiba di pelabuhan pukul 16.00-17.00 WIB, bukan pagi hari,” ujar Shelvy.
Antisipasi Lonjakan Pemudik
Untuk memastikan kelancaran arus mudik, ASDP menerapkan beberapa strategi:
✅ Percepatan perbaikan Dermaga VI pasca-insiden KMP Portlink III.
✅ Optimalisasi kapasitas angkut dengan kapal berukuran besar.
✅ Pengaturan jalur penyeberangan:
- Kendaraan pribadi & bus → Pelabuhan Merak
- Sepeda motor & truk Golongan VB-VIB → Pelabuhan Ciwandan
- Truk Golongan VII-IX → Pelabuhan Bandar Bakau Jaya
✅ Penambahan buffer zone di Pelabuhan Indah Kiat dan Jalan Lingkar Selatan (JLS).
✅ Diskon tarif hingga 36% untuk layanan ekspres Merak-Bakauheni pada 24-30 Maret 2025 guna pemerataan arus mudik.
“Dengan sistem tiket online Ferizy yang bisa dipesan H-60 sebelum keberangkatan, pemudik bisa mengatur perjalanan lebih nyaman,” tambah Shelvy.
Dengan strategi ini, ASDP berharap pemudik dapat mudik lebih tertib, aman, dan nyaman.***












