SAMUDERA NEWS– Sekolah yang berencana mengadakan study tour kini dapat memastikan keamanan dan kelayakan bus yang akan digunakan dengan menggunakan aplikasi Spionam, sebuah sistem yang dikembangkan oleh Kementerian Perhubungan.
Langkah pengecekan ini sangat penting untuk menghindari insiden tragis seperti kecelakaan maut yang menimpa bus study tour SMK Lingga di Subang beberapa waktu lalu. Selain meningkatkan keselamatan, pengecekan kelayakan bus juga membantu mengetahui informasi penting lainnya seperti alamat perusahaan bus dan kapasitas tempat duduk.
Spionam, atau Sistem Perizinan Online Angkutan Darat dan Multimoda, adalah aplikasi yang bisa diakses melalui peramban internet. Aplikasi ini dirancang untuk memberikan edukasi dan mengantisipasi penggunaan angkutan umum, terutama bus, yang tidak berizin. Fungsi utama Spionam adalah memeriksa kelayakan bus, yang sangat krusial bagi kegiatan study tour.
Sekolah-sekolah yang akan mengadakan study tour dapat menggunakan aplikasi Spionam dengan mudah. Cukup mengakses Spionam, dan mengisi data yang dibutuhkan, termasuk nama armada bus yang akan digunakan. Proses ini memastikan bus yang dipilih layak jalan dan sesuai dengan standar keselamatan.
Dengan adanya Spionam, diharapkan semua pihak dapat lebih berhati-hati dan terjamin keamanannya dalam melakukan perjalanan study tour.***












