SAMUDERA NEWS- Film dokumenter BBC yang baru-baru ini diunggah di YouTube telah memunculkan sorotan internasional terkait skandal Burning Sun yang menggemparkan.
Burning Sun, yang menjadi perbincangan dunia, kembali memantik perhatian publik global ketika fakta-fakta mengejutkan dari skandal tersebut terungkap dalam film dokumenter yang menggugah kesadaran.
“Dalam sorotan publik, beberapa figur terkemuka Korea seperti Seungri, Jung Joon Young, dan Choi Jong Hoon kembali menjadi objek kontroversi yang memicu kebencian di Korea saat ini.”
Skandal “Burning Sun” juga melibatkan beberapa figur kunci termasuk seorang kepala polisi serta stasiun televisi ternama Korea, KBS, yang dituduh menghambat proses hukum dan menyembunyikannya sejak awal kejadian.
Peran KBS dalam kasus ini terkait dengan keterlibatan Jung Joon-young, yang pada saat itu merupakan salah satu pemain dalam program TV terkenal KBS, “1 Night and 2 Days”.
Merespons hal ini, pengacara KBS mengeluarkan pernyataan pada tanggal 21 Mei, mengecam bagian dari film dokumenter yang menuding bahwa pengacara KBS telah melakukan pemaksaan dan tekanan terhadap korban Jung Joon-young.
“Pengacara KBS menyangkal klaim seorang jurnalis yang tampil dalam film dokumenter BBC News Korea Burning Sun, yang menyatakan bahwa pengacara KBS telah menghubungi dan menekan korban, Jung Joon-young.”
“Pengacara KBS menjelaskan bahwa jurnalis yang terlibat dalam film dokumenter tersebut adalah pengacara dari pihak korban yang memberikan nasihat hukum terkait konsekuensi yang mungkin dihadapi oleh kliennya, bukan dari pihak perusahaan penyiaran.”
“Mengenai pernyataan bahwa korban merasa ditekan oleh pengacaranya, pengacara KBS menegaskan bahwa mereka hanya ingin memastikan korban memahami implikasi hukum yang mungkin timbul dari kasus ini.”
“Pengacara KBS menyatakan komitmennya untuk mengajukan permintaan resmi kepada BBC untuk mengoreksi kesalahan tersebut melalui siaran pers resmi.”
“Jika permintaan ini tidak dipenuhi, kami akan mempertimbangkan langkah hukum lebih lanjut,” kata pengacara KBS.***












