SAMUDERA NEWS – Kementerian Agama (Kemenag) Lampung Timur telah melaksanakan kegiatan manasik haji bagi seluruh calon jamaah haji (Calhaj) Kabupaten Lampung Timur. Acara yang berlangsung di Islamic Center Kecamatan Sukadana ini dibuka oleh Bupati Lampung Timur, M Dawam Rahardjo, dan dihadiri oleh 860 jamaah pada Rabu, 17 April 2024.
Dalam kegiatan tersebut, 860 jamaah terbagi menjadi 740 jamaah haji prioritas dan 120 jamaah cadangan. Turut hadir pula dalam acara tersebut Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo, Asisten III Lampung Timur, Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se Lampung Timur, dan sejumlah pejabat terkait lainnya.
Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Lampung, Puji Raharjo, dalam sambutannya mengingatkan para calon jamaah haji untuk memperbaiki niat mereka dalam menjalani ibadah haji. “Calon jamaah haji harus menjaga kesabaran, toleransi, dan saling tolong-menolong,” ujarnya. Ia juga menekankan pentingnya menjaga kesehatan baik sebelum maupun selama berada di tanah suci.
Sementara itu, Bupati M Dawam Rahardjo menyoroti pentingnya persiapan yang matang bagi calon jamaah haji. “Manasik haji adalah langkah awal yang sangat penting bagi calon jamaah haji. Melalui kegiatan ini, mereka diharapkan memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai tata cara pelaksanaan ibadah haji,” ungkap Dawam.
Kepala Kemenag Lampung Timur, Indra Jaya, menjelaskan bahwa manasik haji akan dilaksanakan selama 2 hari. Tema kegiatan manasik haji tahun ini adalah dengan bimbingan manasik haji kita wujudkan calon jamaah haji yang mandiri dan bersyariah, kata Indra Jaya. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan bimbingan kepada calon jamaah haji hingga keberangkatan mereka ke tanah suci.
Kepala Kemenag menambahkan bahwa informasi mengenai keberangkatan jamaah haji dari Lampung Timur masih menunggu konfirmasi dari Kantor Wilayah Lampung. Setelah ini kita akan melaksanakan manasik haji di tingkat kecamatan yang akan digelar di KUA masing-masing, pungkasnya.
Acara manasik haji ini merupakan langkah awal yang penting bagi calon jamaah haji dalam mempersiapkan diri secara spiritual dan mental sebelum melakukan ibadah haji. Semoga dengan persiapan yang matang, mereka dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan khusyuk.***











