SAMUDERA NEWS – Selama libur Hari Raya Idul Fitri 2024, Taman Nasional Way Kambas (TNWK) menjadi destinasi yang diminati, dengan rata-rata 500 pengunjung memasuki lokasi wisata setiap harinya.
Humas Balai TNWK, Sukatmoko, mengungkapkan bahwa data tiket masuk selama periode H+1 hingga H+6 menunjukkan angka tersebut. Para pengunjung tidak hanya menikmati keindahan alam TNWK, namun juga beragam paket wisata yang ditawarkan.
Paket wisata yang dijual termasuk kesempatan untuk swafoto bersama gajah, dengan lokasi yang telah dirancang khusus. Ada empat titik pos, di setiap pos terdapat gajah jinak yang siap berinteraksi dengan pengunjung, serta area bersantai untuk keluarga, jelas Sukatmoko.
Tidak hanya itu, pengunjung juga dapat berpartisipasi dalam kegiatan langsung dengan gajah, seperti memandikan dan memberi makan. “Kami menyediakan makanan untuk gajah seperti tebu, pisang, dan berbagai jenis buah yang disukai oleh mereka. Pengunjung dapat membelinya dalam paketan seharga 10 ribu rupiah,” tambahnya.
Untuk masuk ke lokasi wisata, pengunjung dikenai biaya sebesar Rp40.000 per orang. Dana tersebut digunakan untuk Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), jasa parkir, dan biaya transportasi di dalam TNWK.
Namun, pengunjung tidak diperbolehkan membawa kendaraan pribadi ke dalam kawasan wisata, terutama di Pusat Konservasi Gajah (PKG). Kendaraan pengunjung akan diparkir di dua lokasi kantong parkir yang telah disediakan di Desa Labuhanratu 9 dan Labuhanratu 7, papar Sukatmoko.
Perubahan skema pengelolaan wisata TNWK dilakukan untuk melindungi wilayah konservasi dari polusi dan memprioritaskan kesejahteraan gajah. Lokasi wisata harus steril dari kendaraan bermesin, sehingga konservasi tetap terjaga, jelasnya.
TNWK dibuka untuk umum mulai pukul 08.00 hingga pukul 15.00 WIB, memberikan kesempatan bagi pengunjung untuk menikmati keindahan alam dan interaksi unik dengan gajah.***











