SAMUDERA NEWS — Malam H+3 Lebaran 2024, Pelabuhan Bakauheni menyaksikan lonjakan signifikan dalam volume kendaraan, menandai puncak arus balik yang diprediksi. Pemudik tampak memadati area pelabuhan, memicu antrean di kantung-kantung parkir.
Pantauan dari lokasi pada Minggu malam menunjukkan kedatangan pemudik secara hampir bersamaan, mengakibatkan kendaraan menumpuk di berbagai area parkir. Waktu tunggu di kantung parkir rata-rata mencapai 30 menit sebelum kendaraan dapat masuk ke dalam kapal.
Menurut data dari ASDP, peningkatan volume kendaraan telah terjadi sejak Jumat hingga Minggu pagi, dengan peningkatan lebih dari 10.000 unit. Pada Sabtu, jumlah kendaraan yang memasuki pelabuhan mencapai 28.000 unit.
Kapolda Lampung, Inspektur Jenderal Helmy Santika, mengonfirmasi peningkatan signifikan ini. Benar, ada peningkatan volume kendaraan yang datang ke Pelabuhan Bakauheni pada malam ini, ujarnya dari Pos Terpadu Pelabuhan Bakauheni.
Meskipun demikian, Helmy menegaskan bahwa arus lalu lintas masih dapat mengalir dengan lancar. Polisi telah merancang strategi untuk memaksimalkan penggunaan kantung parkir di dermaga.
Sejauh ini, kami belum menerapkan delaying system. Status pelabuhan masih hijau, tambahnya.
Helmy juga mengakui peningkatan volume lalu lintas di jalan tol Lampung, terutama dari akses masuk rest area KM 20B. Ini adalah strategi untuk memastikan kendaraan tidak menunggu terlalu lama sebelum masuk ke pelabuhan. Kendaraan akan dialihkan dari rest area menuju pelabuhan, jelasnya.
Rest area KM 20B juga berfungsi sebagai screening terakhir sebelum pemudik memasuki pelabuhan. Masyarakat yang belum memiliki tiket diharuskan untuk melakukan pembelian di rest area ini.
Masyarakat diimbau untuk tetap bersabar. Meskipun ramai, namun arus lalu lintas masih mengalir. Keselematan harus tetap menjadi prioritas utama, pesannya.***












