SAMUDERA NEWS — Pada H+2 arus balik Lebaran, kondisi lalu lintas terpantau relatif lancar dan terkendali di Pelabuhan Bakauheni. Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan tinjauan lapangan dan rapat koordinasi untuk memastikan kelancaran layanan arus balik Lebaran 2024 dari Pulau Sumatera ke Jawa.
Menhub Budi Karya Sumadi menyatakan kepuasannya atas kondisi yang terpantau di lapangan. Dengan berbagai langkah antisipasi yang telah diambil, layanan arus balik terlihat relatif lancar hari ini, ujarnya.
Beberapa langkah antisipasi yang dilakukan termasuk penambahan jumlah kapal yang dioperasikan dari 131 menjadi 146 trip, serta pembuatan war room untuk memantau aktivitas pelabuhan secara digital. Selain itu, pengoperasian kapal dari Pelabuhan Panjang ke Pelabuhan Ciwandan juga membantu mengurangi tekanan arus balik.
Menko PMK Muhadjir Effendy menekankan bahwa meskipun telah dilakukan upaya maksimal, kondisi cuaca dan gelombang tetap menjadi faktor yang sulit untuk diantisipasi. Semoga cuaca tetap baik agar tidak mengganggu jalannya arus balik yang sudah direncanakan, katanya.
Kakorlantas Polri Aan Suhanan juga memaparkan upaya antisipasi terhadap penumpukan kendaraan di pelabuhan dengan menerapkan delaying system. Namun, hingga saat ini, delaying system belum diterapkan karena arus lalu lintas masih terpantau lancar.
Menhub juga mengapresiasi sistem informasi kepadatan yang disediakan oleh Kapolda Lampung Irjen Helmy Santika. “Saat ini, situasi di Pelabuhan Bakauheni masih relatif hijau. Di jalur lintas tengah barat dan timur, arus lalu lintas juga terpantau lancar,” tambahnya.
Direktur Utama ASDP, Ira Puspadewi, mengingatkan pengguna jasa untuk mempersiapkan perjalanan arus balik dengan baik. ASDP telah menghapus pemberlakuan tiket kedaluwarsa bagi kendaraan penumpang golongan II dan IVA selama 24 jam sejak waktu masuk pelabuhan. Pastikan memiliki tiket maksimal H-1 sebelum keberangkatan, pesannya.
Data Posko Bakauheni 24 Jam pada tanggal 13 April 2024 H+2 menunjukkan jumlah kapal yang beroperasi sebanyak 37 unit, dengan total penumpang sebanyak 117.304 orang dan kendaraan sebanyak 28.670 unit. Secara akumulatif, sebanyak 227.523 orang dan 53.296 unit kendaraan telah kembali dari Sumatera ke Jawa sejak tanggal 11 April 2024.
Selanjutnya, jumlah kapal yang beroperasi di rute Panjang – Ciwandan adalah 3 unit, dengan total penumpang 1.608 orang dan kendaraan sebanyak 751 unit, terdiri dari 714 roda dua dan 37 roda empat.***











