SAMUDERA NEWS – Adit Hernanda, seorang mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama (UNU), harus merasakan pahitnya kehilangan. Sepeda motor kesayangannya, Honda Beat Deluxe BE 2508 NDI, menjadi buruan pencuri dalam sebuah insiden yang mengguncang pada Sabtu pagi ini.
Kejadian tersebut diduga terjadi di tengah malam saat atmosfir sahur masih menyelimuti. Pintu garasi rumah Adit ditemukan rusak, dan sepeda motor yang biasanya terparkir dengan aman, lenyap tanpa jejak.
Sepeda motor saya hilang sekitar pukul 03.25 WIB saat waktu malam sahur. Saya sangat terkejut dan panik,ujar Adit, korban dari tindakan keji pencurian tersebut.
Tidak menyia-nyiakan waktu, Adit segera meminta bantuan rekan-rekannya untuk memeriksa sekeliling. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil. Sepeda motornya tetap tidak ditemukan, memperkuat kecurigaan bahwa ia menjadi korban pencurian.
Pengamatan awal menunjukkan bahwa pelaku tampaknya merusak kontak sepeda motor dan menggunakan kunci lain untuk menghidupkan mesinnya.
Kunci saya selalu saya simpan di kamar, sedangkan motor parkir di garasi. Pasti pelaku menggunakan kunci lain, jelas Adit dengan nada kecewa.
Adit, yang merupakan warga Desa Wana, Kecamatan Melinting, mengungkapkan bahwa dirinya tinggal di kos-kosan di sekitar kampus, tepatnya di Desa Taman Fajar, Kecamatan Purbolinggo. Kos tersebut merupakan milik kepala desa setempat, Feri.
Setelah yakin bahwa sepeda motornya benar-benar hilang, Adit segera melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Purbolinggo untuk mendapatkan bantuan dalam proses penyelesaian kasus.
Saya berharap polisi dapat mengungkap pelakunya dan sepeda motor saya bisa ditemukan. Ini sudah yang kedua kalinya saya menjadi korban, harap Adit, sembari menutup keterangan yang diberikannya.
Kejadian ini tentu menjadi peringatan bagi semua pihak untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminal. Semoga pelaku segera ditangkap dan Adit dapat mendapatkan kembali barang berharganya. (Asir)***










