SAMUDERA NEWS – Partai NasDem dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tengah menjajaki kemungkinan koalisi permanen dalam pelaksanaan Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota di Provinsi Lampung.
Selain merencanakan koalisi di Pemilihan Gubernur Lampung, kedua partai ini juga serius mempertimbangkan kerjasama di tingkat kabupaten/kota. Tujuh daerah yang menjadi fokus pembicaraan meliputi Kabupaten Lampung Selatan, Kota Bandar Lampung, Kota Metro, Kabupaten Lampung Timur, Kabupaten Mesuji, Kabupaten Pesisir Barat, dan Kabupaten Pringsewu.
Koalisi ini akan disesuaikan dengan perolehan kursi di masing-masing daerah melalui mekanisme suara terbanyak. Baik NasDem maupun PKS menunjukkan sikap fleksibel dalam menentukan kandidat yang akan diusung oleh masing-masing partai. PKS tetap berpegang pada prinsip mengusulkan kandidat dari internal partai, sementara NasDem membuka peluang bagi kandidat eksternal untuk maju dengan rekomendasi mereka.
Namun, tahap penjajakan koalisi ini masih berlangsung, dan dinamika politik di tujuh kabupaten/kota tersebut dapat mempengaruhi keputusan akhir. Ada kemungkinan koalisi ini akan mengikuti model kerjasama seperti pada Pilpres sebelumnya, di mana PKS dan NasDem bersanding.
Ketua DPW NasDem Lampung, Herman HN, menyatakan bahwa pembahasan mengenai koalisi ini masih berada pada tahap awal. “Kami masih dalam tahap penjajakan dan belum ada keputusan final,” ujarnya.
Dengan demikian, perkembangan koalisi antara NasDem dan PKS di Lampung masih sangat dinamis dan terbuka untuk berbagai kemungkinan.***












