SAMUDERA NEWS– Paket calon gubernur Mirza-Jihan semakin menguat menjelang Pilgub Lampung 2024. Namun, bagaimana nasib Chusnunia Chalim atau yang akrab disapa Nunik dalam situasi ini?
Jihan Nurlela, yang dikabarkan akan menjadi pasangan Mirza, adalah adik kandung Nunik. Jika paket Mirza-Jihan benar-benar terealisasi, besar kemungkinan Nunik harus mengalah dan tidak maju dalam Pilgub Lampung 2024.
Spekulasi mengenai keputusan Nunik untuk tidak maju di Pilgub Lampung demi memberi jalan kepada adiknya sudah lama berhembus. Hal ini semakin menguat setelah Nunik mengundurkan diri sebagai Wakil Gubernur Lampung.
Setelah mundur dari jabatan Wagub Lampung, Nunik melangkah ke dunia politik nasional dengan maju sebagai caleg DPR RI dari PKB. Dia berhasil meraih kursi di Senayan dengan perolehan suara yang signifikan, mencapai 140 ribu suara.
Sebelumnya, Nunik juga santer dikabarkan akan maju sebagai calon gubernur Lampung melalui PKB. Namun, isu ini mereda seiring dengan munculnya kabar bahwa adiknya, Jihan, akan berpasangan dengan Mirza.
Sangat kecil kemungkinan Nunik dan Jihan akan maju di Pilgub Lampung dengan pasangan yang berbeda. Jika ini terjadi, konstelasi dukungan terhadap keluarga Chalim bisa terpecah menjadi dua kubu: kubu Nunik dan kubu Jihan.
Terdapat indikasi adanya ‘deal keluarga’ yang menyatakan bahwa Nunik tidak akan ngotot maju di Pilgub Lampung jika Jihan maju. Sebaliknya, Nunik diperkirakan akan mendukung penuh adiknya agar bisa memenangkan pilgub.
Jika paket Mirza-Jihan benar terealisasi, dipastikan dukungan PKB akan beralih ke Jihan. Hal ini juga membuka kemungkinan koalisi antara Gerindra dan PKB di Pilgub Lampung 2024.***












