• Redaksi
  • Tentang Kami
Monday, August 24, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home PENDIDIKAN

BOSDA Bandar Lampung Mandek, Sekolah Mengaku Terpaksa Andalkan Sumbangan Wali Murid

MeldabyMelda
11/05/2026
in PENDIDIKAN
BOSDA Bandar Lampung Mandek, Sekolah Mengaku Terpaksa Andalkan Sumbangan Wali Murid
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Persoalan pendidikan di Kota Bandar Lampung kembali menjadi sorotan publik. Setelah polemik dana hibah untuk SMA Siger mencuat, kini perhatian tertuju pada belum tersalurkannya dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) senilai Rp9,5 miliar yang hingga Mei 2026 belum juga direalisasikan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran baru terkait tata kelola anggaran pendidikan daerah, terutama karena BOSDA disebut memiliki peran penting menopang operasional sekolah sekaligus mendukung program sekolah gratis yang selama ini menjadi program unggulan Pemerintah Kota Bandar Lampung.

BOSDA Disebut Penting untuk Operasional Sekolah

BeritaLainnya

Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot

Lampung Jadi Tuan Rumah Rakernas I APTISI, 500 Peserta Perguruan Tinggi Swasta Berkumpul

Ketua Komisi IV DPRD Kota Bandar Lampung, Asroni Paslah, sebelumnya menyampaikan bahwa dana BOSDA tersebut diproyeksikan untuk mendukung komite gratis di tingkat SMP Negeri.

Namun hingga memasuki pertengahan tahun anggaran 2026, sejumlah kepala sekolah mengaku dana tersebut belum juga diterima, padahal anggarannya telah disahkan DPRD sejak November 2025.

ADVERTISEMENT

Salah seorang kepala sekolah yang identitasnya dirahasiakan mengaku sekolah terpaksa masih menerima sumbangan sukarela dari wali murid demi menutupi kebutuhan operasional, termasuk pembayaran honor guru yang belum memiliki status UPTK.

“Kami sangat membutuhkan BOSDA untuk operasional sekolah. Selama ini banyak kebutuhan yang harus tetap berjalan,” ujarnya.

Menurut pengakuannya, keterlambatan distribusi dana membuat pihak sekolah berada dalam posisi sulit karena harus menjaga kegiatan belajar tetap berjalan di tengah keterbatasan anggaran.

 Perwali Belum Rampung, Distribusi BOSDA Tertahan

Persoalan utama yang mencuat ialah belum adanya Peraturan Wali Kota (Perwali) yang menjadi dasar teknis pencairan dana BOSDA tersebut.

Ketua Komisi IV DPRD Bandar Lampung, Asroni Paslah, bahkan meminta persoalan tersebut ditanyakan langsung kepada Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana.

“Tanya saja langsung ke Bu Wali Kota, mengapa belum dibuat Perwalinya,” kata Asroni pada April 2026 lalu.

Ia menyebut DPRD sejak awal tahun telah berupaya mendorong agar regulasi segera diterbitkan supaya distribusi BOSDA dapat dilakukan.

Klarifikasi Kadisdik dan BKAD Picu Tanda Tanya

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, M. Nur Ramdhan, yang baru menjabat menggantikan Eka Afriana, awalnya mengaku masih melakukan koordinasi internal terkait persoalan tersebut.

Pada April 2026, Ramdhan sempat menyatakan BOSDA kemungkinan dapat direalisasikan pada Mei 2026.

Namun memasuki Mei, distribusi dana belum juga terlaksana. Ramdhan kemudian menyebut berkas pengajuan telah disampaikan ke Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BKAD).

“Berkasnya sudah diajukan ke BKAD,” ujarnya pada 6 Mei 2026.

Sementara itu, Kepala BKAD Kota Bandar Lampung Zakky Irawan justru menyatakan masih perlu berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan.

“Nanti saya koordinasi dengan Disdik,” katanya singkat.

Perbedaan penjelasan antarinstansi tersebut memunculkan tanda tanya publik terkait kepastian distribusi dana BOSDA yang telah disahkan sejak setengah tahun lalu.

 Dikaitkan dengan Program Sekolah Gratis dan Putusan MK

Keterlambatan pencairan BOSDA menjadi perhatian karena berkaitan langsung dengan penguatan program pendidikan gratis di Bandar Lampung.

Selain itu, persoalan ini juga dikaitkan dengan Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 3/PUU-XXII/2024 dan Nomor 111/PUU-XXIII/2025 yang menegaskan pendidikan dasar sembilan tahun wajib gratis, baik di sekolah negeri maupun swasta.

Di sisi lain, publik mulai mempertanyakan apakah keterlambatan tersebut murni persoalan administrasi atau terdapat kendala lain dalam pengelolaan anggaran daerah.

Apalagi, mendekati pertengahan tahun anggaran, sejumlah pihak mulai berspekulasi apakah dana tersebut masih utuh atau justru telah bergeser untuk kebutuhan lain dan menunggu penyesuaian melalui APBD Perubahan 2026.

Sorotan terhadap Tata Kelola Pendidikan Daerah

Selain persoalan BOSDA, sebelumnya dunia pendidikan Bandar Lampung juga disorot terkait hibah untuk SMA Siger yang disebut memicu polemik karena dikaitkan dengan aturan dalam Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional, Permendikbud, dan Permendagri.

Berbagai persoalan tersebut dinilai memperlihatkan adanya tantangan serius dalam tata kelola pendidikan daerah, terutama menyangkut transparansi, kepastian regulasi, dan distribusi anggaran pendidikan.

Kini publik menunggu langkah konkret Pemerintah Kota Bandar Lampung agar distribusi BOSDA dapat segera direalisasikan demi menjaga keberlangsungan operasional sekolah dan kepastian layanan pendidikan bagi peserta didik.***

Source: ALFARIEZIE
Tags: Bandar lampungBKAD Bandar LampungBOSDA Bandar LampungDisdik Bandar LampungDPRD Bandar LampungEva DwianaPendidikan GratisPendidikan LampungPutusan MK PendidikanSekolah Gratis
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Dari Hegemoni hingga Kemarahan Rakyat, Ini Makna Puisi Hakim Pembegalan Buat Wali Kota

Next Post

Webinar Kearsipan ATR/BPN 2026 Soroti Pentingnya Arsip Digital yang Sah Secara Hukum

Related Posts

Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot
PENDIDIKAN

Siswi MTsN Kalianda Diduga Jadi Korban Perundungan, Pesan WhatsApp Bernada Ancaman Disorot

22/08/2026
Lampung Jadi Tuan Rumah Rakernas I APTISI, 500 Peserta Perguruan Tinggi Swasta Berkumpul
PENDIDIKAN

Lampung Jadi Tuan Rumah Rakernas I APTISI, 500 Peserta Perguruan Tinggi Swasta Berkumpul

22/08/2026
Wali Kota Metro Minta SMK Swasta Berinovasi dan Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat
PENDIDIKAN

Wali Kota Metro Minta SMK Swasta Berinovasi dan Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

20/08/2026
Ismail Soroti Dualisme Forum Kepala Sekolah SLTP di Lampung Selatan
PENDIDIKAN

Ismail Soroti Dualisme Forum Kepala Sekolah SLTP di Lampung Selatan

11/08/2026
Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan di POPKAB Pringsewu 2026, Tiga Cabor Dipertandingkan
PENDIDIKAN

Ratusan Pelajar Unjuk Kemampuan di POPKAB Pringsewu 2026, Tiga Cabor Dipertandingkan

27/07/2026
Diduga Langgar Permendikdasmen, Alokasi Honor Non-ASN SDN 2 Rawa Laut Capai 33,7 Persen Dana BOS
PENDIDIKAN

Diduga Langgar Permendikdasmen, Alokasi Honor Non-ASN SDN 2 Rawa Laut Capai 33,7 Persen Dana BOS

19/07/2026
Next Post
Webinar Kearsipan ATR/BPN 2026 Soroti Pentingnya Arsip Digital yang Sah Secara Hukum

Webinar Kearsipan ATR/BPN 2026 Soroti Pentingnya Arsip Digital yang Sah Secara Hukum

Reforma Agraria Tak Sekadar Sertipikat, Kantor Pertanahan Pringsewu Fokus Penguatan Ekonomi

Reforma Agraria Tak Sekadar Sertipikat, Kantor Pertanahan Pringsewu Fokus Penguatan Ekonomi

AKBP Toni Kasmiri Sebut Piala Kapolres Jadi Ajang Silaturahmi Kicau Mania

AKBP Toni Kasmiri Sebut Piala Kapolres Jadi Ajang Silaturahmi Kicau Mania

Thomas Amirico Tegaskan Sekolah Harus Steril dari Paham Intoleransi dan Radikalisme

Thomas Amirico Tegaskan Sekolah Harus Steril dari Paham Intoleransi dan Radikalisme

Bank Indonesia Lampung Dorong Halal Lifestyle Lewat LASEF 2026

Bank Indonesia Lampung Dorong Halal Lifestyle Lewat LASEF 2026

Berita Terkini

  • Dari Lampung untuk Indonesia, Rakernas I APTISI Jadi Tonggak Baru Pendidikan Tinggi Swasta
  • Razia Tengah Malam di Pringsewu, Polisi Temukan Pelajar 16 Tahun Bersama Pria Dewasa
  • Ribuan Peserta Padati Jalan Sehat KBSB Kalianda, Bazar Bundo Kandung Ikut Meriah
  • Dari “Aku dan Kekasih” ke “Orang dan Binatang”, Evolusi Kepenyairan Muhammad Alfariezie
  • Hak Tersangka dan Korban dalam Perkara Pidana yang Wajib Diketahui

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In