SAMUDRANEWS- -Dalam menghadapi maraknya peredaran oli motor palsu, pengguna sepeda motor harus mewaspadai keaslian oli yang mereka gunakan. Polda Banten baru-baru ini mengungkap adanya pabrik produsen oli palsu, menambah kekhawatiran akan risiko kerusakan mesin motor akibat penggunaan oli palsu.
Agar tidak menjadi korban, ada beberapa cara mudah untuk membedakan oli motor asli dan palsu:
1. Periksa Security Code
Setiap botol oli dari produsen resmi dilengkapi dengan security code khusus yang terpasang di tutup botol. Memeriksa kode keamanan ini dapat membantu mengonfirmasi keaslian oli.
2. Cek Seal Hologram
Oli asli umumnya memiliki segel berbentuk hologram sebagai tanda keasliannya. Segel hologram ini sulit untuk dipalsukan. Sebelum menggunakan oli, pastikan untuk memeriksa keberadaan segel hologram tersebut.
3. Scan QR Code
Oli asli seringkali dilengkapi dengan QR Code yang dapat dipindai untuk memperoleh informasi detail mengenai oli dan produsennya. Memindai QR Code ini dapat membantu memastikan keaslian oli.
4. Perhatikan Logo dan Label Oli
Oli asli biasanya memiliki logo dan label yang terbuat dengan rapi dan jelas. Sebaliknya, oli palsu cenderung memiliki logo dan label yang terlihat kasar dan tidak jelas.
5. Perhatikan Stiker Sekali Pakai
Stiker yang menempel pada botol oli biasanya merupakan jenis stiker sekali pakai. Artinya, meskipun stiker dilepas, stiker tersebut tidak dapat dipasang kembali dengan sempurna.
Dengan memperhatikan dan menerapkan langkah-langkah di atas, pengguna sepeda motor dapat mengurangi risiko kerusakan mesin akibat penggunaan oli motor palsu.***












