SAMUDERA NEWS- Bawang putih, tidak hanya dikenal karena khasiatnya yang melimpah namun juga harganya yang cukup mahal. Meski begitu, menanam bawang putih di rumah dapat dilakukan dengan cara yang sederhana.
Bawang putih, sebagai salah satu jenis bumbu dapur yang tak tergantikan, memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan, mulai dari suhu hingga kelembapan tanah di mana ia ditanam.
Tidak jarang, bawang putih yang sudah lama disimpan dalam kulkas atau ruang penyimpanan lainnya akan mulai tumbuh tunas dalam jangka waktu tertentu.
Proses menanam bawang putih dapat dilakukan langsung di tanah ataupun menggunakan wadah seperti pot atau polybag.
Langkah pertama dalam budidaya bawang putih adalah memilih bibit yang berkualitas. Pastikan bibit yang dipilih bebas dari kerusakan fisik seperti luka atau busuk, untuk memastikan hasil yang optimal.
Selanjutnya, bibit bawang putih perlu dibersihkan dengan air hangat atau dianginkan sejenak untuk menghilangkan kelembaban berlebih.
Setelah itu, persiapkan media tanam dengan menggunakan tanah yang kaya akan unsur hara dan campur dengan pupuk kompos untuk meningkatkan kualitasnya.
Setelah media tanam siap, lakukan penanaman bibit bawang putih dengan menekannya secara perlahan ke dalam tanah hingga kedalaman sekitar 5 centimeter. Pastikan untuk tidak menekan terlalu keras agar bibit dapat berkembang dengan optimal.
Penyiraman secara teratur diperlukan untuk memastikan kelembaban tanah tetap terjaga, sementara menempatkan wadah tanam di area terbuka akan memastikan paparan sinar matahari yang cukup.
Dalam waktu tiga hari, tunas daun bibit bawang putih akan mulai muncul dari permukaan tanah, menandakan bahwa proses pertumbuhannya telah dimulai dengan baik.***












