SAMUDERA NEWS- Warga Kota Agung akhirnya bisa bernapas lega! Pemerintah Kabupaten Tanggamus bareng Dinas Koperindag dan PT Pertamina resmi menggelar Operasi Pasar LPG 3 Kg buat atasi kelangkaan gas melon yang bikin dapur banyak warga nyaris padam.
Operasi ini digelar di dua spot strategis, yaitu Terminal Kota Agung dan Taman Ir. Soekarno. Antusias? Banget. Warga langsung gercep (gerak cepat) datang, soalnya kelangkaan gas udah bikin masak jadi misi mustahil.
Dikeroyok Bareng Tim Gabungan
Aksi ini gak dilakukan sendirian. Turut hadir mendampingi:
- Asisten II Setdakab Tanggamus Hendra Wijaya Mega
- Kadis Koperindag Retno Noviana
- Kadis Perhubungan Sabar Sitanggang
- Plt Kabag Perekonomian & SDA Evi Silvia
- Lurah Kuripan, Baros, Pasar Madang, dan seluruh jajaran Kelurahan serta Kecamatan.
Dibackup juga oleh personel Satpol PP dan Dishub. Jadi, aman dan tertib dong!

Tabung Datang, Harga Aman!
Menurut Hendra Wijaya, kelangkaan ini langsung ditindaklanjuti serius. Pertamina menurunkan dua armada, masing-masing bawa 560 tabung gas melon.
“Kita gak cuma gelar di Kota Agung aja. Kecamatan lain yang mulai krisis LPG juga bakal kita sambangi,” ujar Hendra. Jadi tenang aja, gas murah bakal terus digas!
Gak Bisa Beli Banyak, Tapi Dijamin Merata
Kadis Koperindag, Retno Noviana, menegaskan, pembelian gas ini tetap pakai aturan main:
- Wajib bawa fotokopi KTP
- 1 orang cuma boleh beli 1 tabung
- Harga? Fix banget sesuai HET: Rp 20.000

“Kita batasi biar semua kebagian dan gak ada yang nimbun. Pertamina udah siapkan dua mobil penuh, jadi insyaallah aman,” jelas Retno.
Operasi Pasar ini bukan cuma soal gas, tapi juga bentuk respons cepat pemerintah buat bantu masyarakat langsung di lapangan. Harapannya, dapur warga tetap ngebul, tanpa drama harga gas melambung.***












