SAMUDERA NEWS— Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Provinsi Lampung sukses menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64 di Balai Keratun, Kompleks Kantor Gubernur Lampung. Dalam kegiatan ini, IKWI Lampung mengangkat tema penting bertajuk “Pemahaman KDRT Menuju Keluarga Bahagia dan Masyarakat Sejahtera.”
Acara tersebut dihadiri oleh Ketua TP PKK Provinsi Lampung, Purnama Wulan Mirza, dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Provinsi Lampung, Agnesia Bulan Marindo. Dalam sambutannya, Ketua IKWI Lampung, Yenni Puspa Sari, menyampaikan bahwa diskusi ini diadakan karena pentingnya membangun keluarga yang harmonis, saling menghargai, dan bebas dari kekerasan.
“Kegiatan ini kami gelar atas dasar kepedulian terhadap tingginya angka KDRT. Di Indonesia tercatat 19.045 kasus sepanjang 2024, dan Lampung sendiri menyumbang 422 kasus,” ujar Yenni.
Menurutnya, kekerasan dalam rumah tangga tidak hanya menyakiti korban secara langsung, tetapi juga berdampak besar terhadap perkembangan psikologis anak-anak yang menjadi generasi penerus bangsa.
Sementara itu, Ketua TP PKK Lampung, Purnama Wulan Mirza, menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif IKWI Lampung. Ia menyebutkan bahwa KDRT adalah isu serius yang tidak hanya berdimensi fisik, tapi juga menyangkut aspek psikologis, ekonomi, dan seksual.
“Dengan adanya diskusi ini, saya harap akan muncul ide-ide solutif dan inspiratif untuk mencegah serta menangani KDRT secara tepat. Keluarga adalah unit terkecil tapi paling penting dalam membentuk masyarakat yang sehat dan sejahtera,” kata Wulan.
Ia juga menekankan bahwa upaya mencegah KDRT tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, namun membutuhkan kolaborasi semua pihak, termasuk organisasi masyarakat, media, dan tokoh publik.
Selain diskusi, kegiatan HUT ke-64 IKWI Lampung juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung, serta donor darah hasil kolaborasi dengan Unit Donor Darah PMI Provinsi Lampung. Seluruh rangkaian kegiatan didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Lampung sebagai bentuk kepedulian terhadap isu kesehatan dan sosial masyarakat.***












