SAMUDERA NEWS– Proses rekapitulasi suara Pilgub Papua 2024 telah mencapai 92,33 persen, namun ketegangan semakin meningkat seiring klaim kemenangan yang dilontarkan oleh kedua pasangan calon (paslon). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Papua hampir menyelesaikan unggahan data C1 hasil real count di situs resmi pilkada2024.kpu.go.id, dengan 1.868 dari total 2.023 TPS yang sudah terdata.
Pada Pilkada Papua 2024, hanya ada dua pasangan calon yang bersaing, yakni pasangan nomor urut 1, Benhur Tomi Mano dan Yermias Bisai (BTM-YB), yang didukung oleh PDI Perjuangan, dan pasangan nomor urut 2, Mathius Fakhiri dan Aryoko Rumaropen (Mari-Yo), yang didukung oleh 15 partai politik, termasuk Partai Nasdem, PKS, PAN, PKB, hingga Golkar dan Gerindra.
Kedua pasangan sudah saling mengklaim kemenangan meskipun hasil resmi dari KPU belum diumumkan. Pada Senin, 2 Desember 2024, Benhur-Yermias mengklaim menang dengan 51,73 persen suara, setara dengan 264.260 suara, berdasarkan hasil perhitungan riil tim internal mereka. Benhur, mantan Wali Kota Jayapura, mengungkapkan bahwa masih ada 44 TPS yang belum dihitung, namun mereka optimis dengan angka tersebut.
“Kami mengikuti dan menghormati proses rekapitulasi berjenjang dan menunggu hasil resmi dari KPU Provinsi Papua,” ujar Benhur.
Di sisi lain, pasangan Mari-Yo juga mengklaim kemenangan, dengan juru bicara mereka, Steve Mara, mengumumkan bahwa mereka telah meraih 53,74 persen suara, atau setara dengan 105.314 suara. Mereka mengaku perolehan suara BTM-YB hanya sebesar 46,26 persen, atau 90.662 suara.
Ketegangan semakin meningkat dengan adanya pemilihan suara ulang (PSU) di 26 TPS yang telah dijadwalkan hingga 6 Desember 2024. KPU Papua mengumumkan bahwa dua TPS di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Supiori telah melaksanakan PSU pada hari pertama, sementara Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua merekomendasikan PSU di 34 TPS lainnya setelah menemukan sejumlah pelanggaran pemilu, seperti penggunaan hak pilih ganda, pencoblosan surat suara yang tidak sesuai, dan kotak suara yang dibuka tanpa prosedur yang benar.
Dengan persaingan yang semakin ketat dan ketidakpastian hasil akhir, Pilkada Papua 2024 semakin memasuki fase krusial menuju pengumuman resmi dari KPU.***












