• Redaksi
  • Tentang Kami
Tuesday, August 25, 2026
Samudera News
  • Login
  • Register
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS
No Result
View All Result
Samudera News
No Result
View All Result
  • ANIME
  • EKBIS
  • ENTERTAINTMENT
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
Home Berita

Menyelamatkan Bahasa Lampung: Dari Puisi ke Terjemahan, Upaya Lestarikan Bahasa Ibu

MeldabyMelda
18/09/2025
in Berita
Menyelamatkan Bahasa Lampung: Dari Puisi ke Terjemahan, Upaya Lestarikan Bahasa Ibu
ADVERTISEMENT

SAMUDERA NEWS- Bahasa Lampung, salah satu warisan budaya Nusantara, kini berada di ambang kepunahan. Minimnya penutur, terutama di kalangan generasi muda, membuat bahasa ibu ini semakin jarang terdengar di ruang publik. Kondisi inilah yang mendorong lahirnya berbagai upaya pelestarian, salah satunya lewat karya sastra terjemahan.

Dosen Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) Lampung Utara, Djuhardi Basri, menegaskan pentingnya menghadirkan bahasa Lampung dalam karya sastra. Menurutnya, penerjemahan puisi ke bahasa Lampung tidak hanya sekadar aktivitas linguistik, melainkan bentuk penghargaan terhadap bahasa ibu yang hampir kehilangan penuturnya. “Lewat penerjemahan karya puisi, kita bisa menjaga bahasa Lampung agar tidak lenyap ditelan zaman,” ujar Djuhardi, Kamis (18/9/2025).

Kegiatan bertajuk Pelatihan Menulis Puisi dan Alih Bahasa ini terselenggara berkat dukungan Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah 7 Bengkulu-Lampung, UMKO, dan PW Muhammadiyah Lampung. Para peserta, yang sebagian besar generasi muda, diberi ruang untuk menulis puisi, memahami teknik penerjemahan, sekaligus belajar menghidupkan kembali bahasa ibu dalam karya-karya kreatif.

BeritaLainnya

Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan

Perbedaan Delik Aduan dan Delik Biasa dalam Hukum Pidana

Djuhardi, yang dikenal sebagai penyair, sutradara, sekaligus penerjemah karya sastra ke bahasa Lampung, menjelaskan bahwa sastra terjemahan memiliki prinsip kesetiaan pada karya asli. “Sastra terjemahan harus setia pada makna dan bentuk karya asal. Sementara saduran atau adaptasi lebih bebas, karena penulis bisa mengembangkan ide tanpa harus terpaku pada teks awal,” paparnya.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa melalui sastra terjemahan, generasi muda bisa mengenal bahasa Lampung secara lebih intim. Tidak hanya lewat pelajaran formal di sekolah, tetapi juga melalui karya seni yang lebih dekat dengan jiwa mereka. Hal ini, kata Djuhardi, merupakan jalan strategis untuk menyelamatkan bahasa Lampung dari kepunahan, sekaligus menjadikannya bahasa yang hidup dalam keseharian.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, sastrawan Isbedy Stiawan ZS juga turut hadir membagikan pengalaman kreatifnya. Dalam sesi bertema Dari Ide ke Karya, ia menguraikan langkah-langkah penting dalam proses kreatif menulis puisi: mulai dari menemukan ide, mengolah sudut pandang (angle), menentukan tema, hingga meramu pilihan kata (diksi) yang tepat. Menurutnya, karya sastra yang kuat berawal dari ide yang sederhana, tetapi diolah dengan imajinasi dan kepekaan bahasa.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang pelatihan, tetapi juga momentum refleksi betapa pentingnya menjaga bahasa daerah. Sebab, hilangnya bahasa berarti hilangnya identitas budaya. Bahasa Lampung bukan hanya alat komunikasi, melainkan juga wadah nilai, filosofi, dan cara pandang hidup masyarakat Lampung.

Diharapkan, inisiatif seperti ini dapat terus digulirkan ke berbagai daerah di Lampung. Bukan mustahil jika generasi muda ikut menghidupkan kembali bahasa ibu mereka melalui puisi, cerpen, drama, hingga karya digital yang relevan dengan zaman.***

Tags: BahasaLampungKebudayaanDaerahPelestarianBahasaPuisiLampungSastraLampung
ShareSendShareTweetShare
Previous Post

Bupati Pringsewu Angkat Empat Tenaga Ahli Baru, Siap Kawal Kebijakan Strategis Daerah

Next Post

Akademisi Unila Apresiasi Rotasi dan Mutasi Pejabat oleh Bupati Tanggamus

Related Posts

Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan
Berita

Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan

24/08/2026
Perbedaan Delik Aduan dan Delik Biasa dalam Hukum Pidana
Berita

Perbedaan Delik Aduan dan Delik Biasa dalam Hukum Pidana

24/08/2026
Hukum Tata Ruang dan Konflik Lahan
Berita

Hukum Tata Ruang dan Konflik Lahan

24/08/2026
Pengawasan Anggaran Negara
Berita

Pengawasan Anggaran Negara

24/08/2026
Dari Lampung untuk Indonesia, Rakernas I APTISI Jadi Tonggak Baru Pendidikan Tinggi Swasta
Berita

Dari Lampung untuk Indonesia, Rakernas I APTISI Jadi Tonggak Baru Pendidikan Tinggi Swasta

23/08/2026
Razia Tengah Malam di Pringsewu, Polisi Temukan Pelajar 16 Tahun Bersama Pria Dewasa
Berita

Razia Tengah Malam di Pringsewu, Polisi Temukan Pelajar 16 Tahun Bersama Pria Dewasa

23/08/2026
Next Post
Akademisi Unila Apresiasi Rotasi dan Mutasi Pejabat oleh Bupati Tanggamus

Akademisi Unila Apresiasi Rotasi dan Mutasi Pejabat oleh Bupati Tanggamus

Haru di Pringsewu, 90 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan ATENSI Senilai Rp151 Juta dari Kemensos

Haru di Pringsewu, 90 Penyandang Disabilitas Terima Bantuan ATENSI Senilai Rp151 Juta dari Kemensos

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Lantik 10 Pejabat Eselon II, Dorong Kinerja Birokrasi yang Lebih Solid

Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya Lantik 10 Pejabat Eselon II, Dorong Kinerja Birokrasi yang Lebih Solid

Jaksa Ungkap Skandal Korupsi Dana Nasabah BRI Pringsewu, Kerugian Negara Tembus Rp17,9 Miliar

Jaksa Ungkap Skandal Korupsi Dana Nasabah BRI Pringsewu, Kerugian Negara Tembus Rp17,9 Miliar

Lampung Siap Jadi Sorotan Nasional, Touring Nomadic 2025 Dipastikan Meriah dan Dongkrak Pariwisata Lokal

Lampung Siap Jadi Sorotan Nasional, Touring Nomadic 2025 Dipastikan Meriah dan Dongkrak Pariwisata Lokal

Berita Terkini

  • Karhutla Way Kambas Capai 100,7 Hektare, Tim Alfa TNI Turun Tangan
  • STIT Tanggamus Gandeng UIN Banten Buka Program S3, Kuota Perdana Cuma 10 Mahasiswa
  • Perbedaan Delik Aduan dan Delik Biasa dalam Hukum Pidana
  • Hukum Tata Ruang dan Konflik Lahan
  • Pengawasan Anggaran Negara

Berita Populer

  • TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    TERUNGKAP! Inilah Pemilik Sertifikat HGB Seluas 656 Hektare di Perairan Surabaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kontroversi antara dua raksasa industri hiburan, HYBE dan ADOR, terus mengemuka dengan adanya rilis mengejutkan dari Dispatch yang mengguncang opini publik

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mindful Consumption: Bagaimana Kebiasaan Membeli yang Sadar Membentuk Gaya Hidup Anda

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Cara Daftar Sekolah Kedinasan Terbaru 2024

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Infrastruktur Jalan Lampung Memerlukan Pemimpin yang Tindak Tegas

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Samudera News

Sebagai portal berita yang berfokus pada keberagaman dan kualitas, kami berkomitmen untuk menyajikan informasi yang akurat, relevan, dan berimbang kepada pembaca kami.

  • Beranda
  • Redaksi
  • Tentang Kami

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

No Result
View All Result
  • EKONOMI & BISNIS
  • ENTERTAINTMENT
    • ANIME
    • LIFE STYLE
  • NEWS
  • OLAHRAGA
  • PENDIDIKAN
  • TEKNO OTO
  • NETWORK
  • INDEKS

© 2024 Samudrannews.com - All Right Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms below to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In