SAMUDERA NEWS– Rekrutmen PendampingLokal Desa (PLD) 2025 dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) diperkirakan akan segera dimulai. Setelah melewati tahap tes tertulis, peserta yang berhasil lolos akan melanjutkan ke tahap seleksi berikutnya, yakni tes wawancara.
Tes wawancara memiliki peran penting untuk menilai pengetahuan dan pemahaman peserta mengenai peran serta tanggung jawab Pendamping Lokal Desa (PLD). Untuk membantu Anda mempersiapkan diri, berikut ini adalah contoh soal wawancara yang mungkin muncul, beserta jawabannya.
Contoh Soal Wawancara PLD Kemendesa dan Cara Menjawabnya
- Apa yang Anda pahami tentang Pendamping Lokal Desa?
Jawaban: Pendamping Lokal Desa adalah tenaga profesional yang bertugas sebagai fasilitator dan pendamping desa. Tugas utama pendamping adalah membantu mempercepat pencapaian tujuan pembangunan desa, termasuk melalui upaya percepatan SDGs Desa, pengembangan ekonomi lokal, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam setiap aspek pembangunan desa. - Apa yang Anda pahami tentang perencanaan desa?
Jawaban: Perencanaan desa merupakan proses penting yang melibatkan pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan masyarakat dalam merancang pembangunan desa. Proses ini bertujuan untuk mengelola dan mengalokasikan sumber daya desa secara efisien demi tercapainya tujuan pembangunan yang berkelanjutan. - Apa yang Anda pahami tentang SDGs Desa dan Indeks Desa Membangun?
Jawaban: SDGs Desa adalah program yang berfokus pada pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan di tingkat desa, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kesehatan, dan pengembangan ekonomi desa. Indeks Desa Membangun (IDM) adalah alat ukur yang menggabungkan ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi desa untuk mengidentifikasi tingkat kemajuan dan membantu pemerintah dalam merancang kebijakan yang tepat. - Bagaimana upaya mengembangkan pemberdayaan masyarakat desa?
Jawaban: Pemberdayaan masyarakat desa dimulai dengan pemetaan potensi dan kebutuhan SDM di desa tersebut. Dengan pemahaman ini, upaya pemberdayaan dapat dilakukan melalui peningkatan keterampilan, pengetahuan, serta kemandirian masyarakat dalam mengelola sumber daya. Kebijakan dan program yang tepat, serta pendampingan berkelanjutan, sangat penting dalam proses ini. - Apa yang Anda pahami tentang Badan Usaha Milik Desa (BUMDes)?
Jawaban: BUMDes adalah lembaga yang dibentuk oleh pemerintah desa untuk mengelola usaha yang dapat meningkatkan perekonomian desa. Usaha ini biasanya dikelola bersama antara pemerintah desa dan masyarakat setempat. BUMDes bisa berupa berbagai jenis usaha, seperti pertanian, pariwisata, atau kerajinan tangan, yang disesuaikan dengan potensi desa. - Bagaimana cara mengembangkan ekonomi lokal desa?
Jawaban: Mengembangkan ekonomi lokal desa bisa dilakukan melalui pendampingan bisnis untuk pelaku usaha lokal, yang mencakup pelatihan dalam manajemen usaha dan pemasaran. Selain itu, potensi lokal seperti sektor pertanian dan pariwisata dapat digali dan diperkenalkan dengan teknologi digital, guna meningkatkan daya saing dan akses pasar. - Bagaimana langkah Anda dalam meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pembangunan desa?
Jawaban: Partisipasi masyarakat dapat ditingkatkan dengan memotivasi masyarakat untuk memahami pentingnya pembangunan desa bagi kesejahteraan mereka. Pemerintah desa, terutama kepala desa, memiliki peran penting dalam mendorong partisipasi ini. Selain itu, edukasi mengenai manfaat langsung dari program pembangunan dapat membantu masyarakat merasa lebih terlibat dan bertanggung jawab.
Dengan memahami dan mempersiapkan jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan di atas, peserta dapat menghadapi tes wawancara dengan lebih percaya diri dan siap untuk menjalani seleksi Pendamping Lokal Desa 2025.***











